Makmur Marbun Terharu Melihat Kondisi SDN 026 Penajam

Edy Suratman Yulianto

Penjabat Bupati PPU, Makmur Marbun. (Ist)
Penjabat Bupati PPU, Makmur Marbun. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Penjabat Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun menargetkan aktifitas di Sekolah Dasar Negeri (026), Kelurahan Penajam pada tahun 2024 ini.

Ketika ditanya mengenai kelanjutan bangunan yang menelan biaya sekitar Rp 15 miliar itu, mengaku kebingungan terhadap pengerjaan yang dilakukan oleh PT Wisa Prima Persada sebagai kontraktor yang tertera di papan nama pengerjaan rehab SD Negeri 026 tersebut.

“Enggak tau saya, pusing saya, stres saya,” kata Makmur Marbun dengan resah, Jumat (12/07/24).

Bukan tanpa alasan keresahan yang dirasakan oleh Makmur Marbun kali ini. Berdasarkan keterangan di papan nama pengerjaan tersebut, tanggal dimulai 11 April 2023, namun hingga Juli 2024 ini masih belum juga difungsikan untuk proses belajar mengajar.

Ia pun heran, setelah dilakukan penambahan waktu atas pengerjaan proyek tersebut, kontraktor pun dianggap tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kontrak.

Dirinya mendesak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten PPU untuk menyelesaikan persoalan yang ada pada tahun 2024 ini.

“Saya bilang bagaimana harus bisa tahun ini, kacau balau semua. Saya pikir kontraktor masih bertanggung jawab, tapi mau diapain lagi,” ungkapnya.

Pj Bupati Kabupaten PPU itu, menceritakan hal yang ia rasakan ketika melewati SD Negeri 026 itu. Para siswa harus mengungsi ke SDN 003 Kelurahan Gunung Setelah, demi tetap mendapatkan ilmu pengetahuan walaupun harus menempuh waktu lebih.

“Saya kalau lihat anak anak di SD 003 itu stres makanya kalau pulang kantor saya malas nengok ke kiri,” pungkasnya dengan haru. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses