Pemkab PPU Sebarkan Internet Gratis untuk Masyarakat

Bagus Purwa

Kepala Diskominfo Kabupaten PPU, Khairudin. (Ist)
Kepala Diskominfo Kabupaten PPU, Khairudin. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, menyebarkan jaringan internet nirkabel atau tanpa kabel (wifi) yang dapat digunakan secara cuma-cuma alias gratis untuk masyarakat di daerah yang akrab disapa Benuo Taka itu.

Pemerintah kabupaten menyiapkan dana sekitar Rp1,8 miliar, jelas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara Khairuddin di Penajam, untuk memasang jaringan internet tanpa kabel yang dapat digunakan secara gratis pada tahun ini (2024).

Pengerjaan pemasangan jaringan internet nirkabel yang bekerja sama dengan Telkomsel itu, lanjut dia, ditargetkan untuk percepatan fasilitas internet di wilayah tidak terjangkau internet (blank spot).

Jaringan internet tanpa kabel tersebut sudah terpasang pada fasilitas kesehatan, pendidikan dan kantor pemerintahan, jelas dia lagi, juga  sudah terpasang pada ruang publik atau fasilitas umum.

Area publik yang sudah dipasangi jaringan internet nirkabel seperti pelabuhan kapal kayu (klotok), pelabuhan kapal cepat (speedboat), pelabuhan feri dan pelabuhan chevron, serta alun-alun depan kantor bupati kampung jatanras dan lainnya.

Masih ada yang belum terpasang karena terkendala tiang jaringan yang belum tersedia di lokasi, menurut dia, seperti titik jaringan internet tanpa kabel di wilayah Kelurahan Kampung Baru dan Tanjung Tengah di Kecamatan Penajam.

Jaringan internet nirkabel yang belum terpasang khususnya pada fasilitas pendidikan, tegas dia, diupayakan segara dipasang sebelum ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

“180 titik jaringan internet tanpa kabel ditargetkan terpasang pada tahun ini dan sudah tercapai 98 persen,” tambahnya.

Pemasangan jaringan internet nirkabel yang dapat digunakan secara cuma-cuma itu untuk menghadirkan akses internet layanan publik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Layanan internet gratis dapat berikan informasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang paling banyak gunakan teknologi informasi,” kata Khairuddin.

Kendati layanan internet tanpa kabel dapat digunakan secara cuma-cuma yang diberikan pemerintah kabupaten sudah sepantasnya digunakan untuk menambah ilmu dan wawasan menyangkut perkembangan teknologi. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses