Legislator PPU: Calon Kepala Daerah Harus Paham Daerah Benuo Taka

Bagus Purwa

Anggota DPRD Kabupaten PPU, Jhon Kenedy. (Ist)
Anggota DPRD Kabupaten PPU, Jhon Kenedy. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Jon Kenedi menyebut calon kepala dan wakil kepala daerah peserta pemilihan kepala daerah (pilkada) harus paham dengan kondisi dan kebutuhan di daerah yang akrab disapa Benuo Taka itu.

“Pasangan calon peserta pilkada harus paham kondisi dan kebutuhan kabupaten, karena akan menjadi pemimpin daerah lima tahun ke depan,” ujar Jon Kenedi di Penajam.

Pemimpin daerah tidak hanya fokus pada pembangunan jangka pendek, tetapi juga harus merencanakan pembangunan jangka panjang berkelanjutan.

Apalagi Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi mitra Ibu Kota Nusantara (IKN) yang memacu perkembangan kabupaten, menurut dia, dan tentunya harus memperhatikan kebutuhan masyarakat. 

Masyarakat juga harus lebih cermat dalam menentukan pilihan, lanjut dia, dengan menilai secara cerdas calon kepala dan wakil kepala daerah yang layak menjadi pemimpin daerah lima tahun ke depan.

“Masyarakat harus cerdas dan bijak gunakan hak pilih, dan tahu calon yang mampu merangkul dan peduli dengan masyarakat,” ucapnya.

“Siapa saja boleh jadi peserta pilkada, tapi harus pahami kondisi dan kebutuhan daerah saat ini maupun di masa depan,” tambahnya.

Pilkada Kabupaten Penajam Paser Utara terdapat empat pasangan calon yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, yakni pasangan Mudyat Noor-Abdul Waris Muin, dan pasangan Hamdam Pongrewa-Ahmad Basir.

Kemudian pasangan Desmon Hariman Sormin-Naspi Arsyad, serta pasangan Andi Harahap-Dayang Donna Faroek, 

Seorang pemimpin daerah bukan saja hanya membangun gedung, menurut Jon Kenedi, tetapi juga harus mampu menjalankan program yang langsung menyentuh masyarakat dan menggerakkan perekonomian masyarakat yang mandiri.

Memahami kondisi dan kebutuhan daerah sangat penting bagi calon kepala dan wakil kepala daerah, serta tanpa pamrih membangun dan peduli terhadap masyarakat. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses