Bagus Purwa

Penajam, helloborneo.com – Pemilihan kepala daerah atau Pilkada 2024 Kabupaten Penajam Paser Utara, membutuhkan 140.932 lembar surat suara, kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat Ali Yamin Ishak.
“Jumlah surat suara dicetak sesuai kebutuhan yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada 2024, ditambah 2,5 persen surat suara cadangan,” jelas Ali Yamin Ishak di Penajam.
Jumlah DPT tercatat sebanyak 137.495 jiwa, kemudian ditambah 2,5 persen atau 3.437 lembar surat suara cadangan dari jumlah DPT, lanjut dia, sehingga total surat suara yang dibutuhkan 140.932 lembar.
“Untuk surat suara pilkada, Oktober 2024 mulai dicetak, masih tunggu petunjuk teknis (juknis) desain surat suara dari KPU pusat,” tambahnya.
Desain surat suara sesuai hasil rapat koordinasi bersama KPU RI, dan pasangan calon diminta menyetorkan foto untuk dicetak dalam surat suara.
“Sesuai petunjuk teknis (juknis), kami minta paslon kirim foto yang digunakan di surat suara,”.ujarnya.
Kebutuhan logistik pilkada lainnya seperti tinta dan segel suara sudah diterima dan tersimpan di gudang KPU Kabupaten Penajam Paser Utara, jumlah sesuai tempat pemungutan suara (TPS), yakni 293 TPS.
Kotak dan bilik suara juga sudah dipesan, rencana dikirim pihak ketiga ke Kabupaten Penajam Paser Utara pada pekan pertama dan kedua Oktober 2024.
“Kebutuhan dua kotak suara untuk satu TPS dan empat bilik suara untuk satu TPS,” ungkap Ali Yamin Ishak.
Empat paslon yang bakal bertarung dalam Pilkada Kabupaten Penajam Paser Utara pada 27 November 2024, yakni.pasangan Mudyat Noor-Waris Muin dengan nomor urut satu, dan nomor urut dua pasangan Andi Harahap-Dayang Donna Faroek.
Kemudian pasangan Desmon Hariman Sormin-Naspi Arsyad dengan nomor urut tiga, serta nomor urut empat pasangan Hamdam Pongrewa-Ahmad Basir. (log)
















