
Penajam, helloborneo.com – Moderasi beragama menjadi solusi strategis dalam merawat keberagaman dan menyatukan perbedaan di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar.
Ia menjelaskan bahwa moderasi beragama merupakan salah satu dari tujuh program prioritas Kementerian Agama.
“Setiap masyarakat harus memahami prinsip moderat dalam beragama dan mampu menjadi pelopor di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa moderasi beragama tercermin dalam sikap menghargai keberagaman, toleransi terhadap perbedaan, penolakan kekerasan atas nama agama, serta penerimaan budaya dan tradisi lokal yang ada dalam masyarakat.
“Kami berharap semangat moderasi beragama ini dapat tersebar melalui ASN kepada seluruh masyarakat, menciptakan lingkungan yang damai, harmonis, dan saling mendukung dalam keberagaman,” tutupnya. (adv/kmf/log)

















