Dorong MBR Gunakan KPR BTN, Pemerintah Optimis Target 3 Juta Rumah Tercapai

Menteri PKP Maruarar Sirait bersama para pejabat BTN dan sektor perumahan. (Ist)
Menteri PKP Maruarar Sirait bersama para pejabat BTN dan sektor perumahan. (Ist)

Jakarta, helloborneo.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan bahwa penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) oleh Bank BTN sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki hunian yang layak. 

Hal itu disampaikannya saat meninjau langsung proses penyaluran KPR BTN di Serang, Banten.

Dalam dua bulan terakhir sejak Kabinet Merah Putih terbentuk, BTN telah mencatat pembangunan 29.000 unit rumah yang disalurkan melalui akad KPR kepada masyarakat. “Saya sangat senang karena KPR BTN bisa membantu rakyat memiliki rumah layak. Kami optimistis Program 3 Juta Rumah dapat tercapai pada tahun 2025 mendatang,” ujar Maruarar.

Dalam kunjungannya, Menteri PKP didampingi Direktur Utama (Dirut) BTN, Nixon LP Napitupulu, mengunjungi Perumahan Pondok Taktakan Indah di Jalan Raya Drangong, Taktakan, Kota Serang. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 KPR BTN. 

Acara seremonial penyaluran KPR dihadiri oleh 235 keluarga penerima fasilitas KPR BTN atau sekitar 400 orang, dengan simbolis penyerahan kunci rumah kepada tujuh penerima, termasuk anggota TNI, Polri, wiraswasta, guru, dan pegawai swasta.

Maruarar menjelaskan, pemerintah terus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat. Saat ini, terdapat sekitar 142.000 rumah siap huni, dengan rencana pembangunan 492.000 unit rumah tambahan yang tersebar di seluruh Indonesia. 

“Artinya, potensi rumah siap untuk tahun 2025 mencapai 634.000 unit. Kami bersama Bank BTN akan meyakinkan Kementerian Keuangan bahwa kami siap untuk mendukung penyediaan rumah di tahun mendatang,” jelasnya.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan pemerintah kepada BTN untuk mendukung pembiayaan Program 3 Juta Rumah. Hingga Desember 2024, BTN telah merealisasikan KPR subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Tanbungan Perumahan Rakyat (Tapera sebanyak 204.025 unit, dengan realisasi KPR subsidi BTN mencapai 150.704 unit.

Salah satu penerima manfaat, Cici (35), seorang pedagang bakso dan mie ayam, menyatakan kegembiraannya atas kemudahan proses KPR BTN. “Saya sangat senang karena prosesnya cepat, dan lokasinya strategis dekat kota dan rumah sakit,” ujarnya.

Ely (46), warga penghuni Perumahan Pondok Taktakan Indah, juga mengapresiasi fasilitas dan lokasi strategis perumahan ini. “Lingkungannya nyaman dengan fasilitas yang memadai serta dekat sekolah,” ungkapnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan, Wakil Menteri BUMN, Komisioner BP Tapera, Direktur Utama Perumnas, Direktur Utama PT SMF, serta perwakilan asosiasi pengembang perumahan. Kolaborasi berbagai pihak diharapkan dapat semakin mempercepat terwujudnya Program 3 Juta Rumah yang menjadi prioritas nasional. (ip/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses