25 Orang Lansia Sungai Malang Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Berdaya

Wisuda setelah berhasil menyelesaikan sekolah lansia berdaya pada program Inklusi oleh Pimpinan Daerah (PD) Aisyiyah Hulu Sungai Utara (HSU). (Ist)
Wisuda setelah berhasil menyelesaikan sekolah lansia berdaya pada program Inklusi oleh Pimpinan Daerah (PD) Aisyiyah Hulu Sungai Utara (HSU). (Ist)

Amuntai, helloborneo.com  –  25 orang lansia dari Kelurahan Sungai Malang Kecamatan Amuntai Tengah, melaksanakan wisuda setelah berhasil menyelesaikan sekolah lansia berdaya pada program Inklusi oleh Pimpinan Daerah (PD) Aisyiyah Hulu Sungai Utara (HSU).

Temanya adalah “Berdedikasi Wujudkan Lansia Sehat, Taqwa, Mandiri dan Bermartabat”, kegiatan ini dilaksanakan di halaman Mesjid Baiturrahman.

Ketua PD Aisyiyah HSU Isnaina Hadiani menyampaikan, dengan adanya sekolah lansia berdaya ini agar bisa menambah pengetahuan ilmu kesehatan, keagamaan, sosial, sehingga melalui sekolah lansia dapat terbentuknya lansia yang tangguh dan hebat.

“Sekolah lansia ini dikuti 31 peserta dan di wisudakan sebanyak 25 orang, sekolah ini memberikan pengetahuan pola sikap dan prilaku menjadi sehat, mandiri, tangguh dan bermartabat,”katanya.

Pada sekolah lansia ini dirinya menuturkan, para lansia diberikan materi pengetahuan konsep tujuh dimensi lansia tangguh, diantaranya dimensi fisik, spiritual, intelektual, emosional, sosial kemasyarakatan, profesional vokasional, dan lingkungan.

“Melalui sekolah ini diharapkan para lansia dapat menikmati masa tua dengan sehat, bahagia, dan tetap berkontribusi positif bagi lingkungan sekita,”imbuhnya.

Sementara itu Wakil ketua II Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kalimantan Selatan (Kalsel) Masrurah, mengucapkan selamat kepada para lansia disekolah lansia berdaya yang telah diwisuda.

“Kegiatan wisuda lansia ini hanya ada dua daerah di kalsel yakni, Kabupaten HSU dan Kabupaten Banjar,” tambahnya.

Lebih lanjut ia mengapresiasi kepada PD Aisyiyah HSU yang telah bekerja keras dalam membimbing dan membina para lansia di HSU.

“Semoga sekolah lansia ini menjadi wadah pembelajaran bagi lansia terutama potensi di keluarga dan masyarakat,” harapnya.

Kegiatan ini diisi dengan penyampaian materi oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana HSU Lily Inderiani, yang menjelaskan tentang mencegah pernihakan dini, mencegah stunting dan tambahan gizi untuk ibu hamil. (ip/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses