Kabupaten PPU Gelorakan Jaga Lingkungan-Hidup Bersih di Masyarakat

Bagus Purwa

Pj Bupati PPU, M Zainal Arifin. (Ist)
Pj Bupati PPU, M Zainal Arifin. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, menggelorakan gerakan menjaga lingkungan dan pola hidup bersih di kalangan masyarakat di daerah yang akrab disapa Benuo Taka itu.

Pemerintah kabupaten menggelorakan gerakan menjaga lingkungan dan pola hidup sehat, kata Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara Muhammad Zainal Arifin di Penajam, agar semangat menjaga lingkungan dan pola hidup bersih ke seluruh wilayah kabupaten setempat.

Sehingga, dapat terbangun kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan mendukung terciptanya kualitas hidup yang lebih baik, bagi seluruh masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Kami harapkan agar masyarakat semangat menjaga lingkungan dan pola hidup sehat,” tambahnya.

Lingkungan yang bersih dan sehat adalah kunci menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, sehingga mulai desa, kelurahan, kecamatan, hingga sekolah, harus bersama-sama menjalankan gerakan secara terintegrasi.

Gerakan hidup bersih dan sehat, serta menjaga lingkungan tidak saja melibatkan orang, jelas dia, tetapi juga menyasar anak-anak di lingkungan sekolah harus dibiasakan menjaga lingkungan dan memahami pentingnya kelestarian alam.

“Pemerintah kabupaten ingin budayakan jaga lingkungan, menanam tanaman produktif dan hidup sehat, sehingga semangat akan menjadi kebiasaan yang tertanam sejak dini,” ujarnya.

Gerakan tersebut mencakup sejumlah langkah strategis seperti memanfaatkan lahan kosong untuk tanaman produktif, memilah sampah menjadi produk bernilai ekonomi dan membuang sampah pada tempatnya.

“Kami berupaya cegah berbagai penyakit, seperti demam berdarah dengue (DBD) dan mengatasi stunting melalui gerakan itu,” ucap Muhammad Zainal Arifin.

Gerakan menanam pohon juga menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, sehingga setiap wilayah di daerah Benuo Taka itu memiliki kawasan yang dipenuhi pohon produktif sebagai ciri khas kabupaten. 

Penanaman pohon selain berkontribusi pada kelestarian lingkungan, hasil dari pohon produktif tersebut dapat menjadi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses