Pemkot Palangka Raya Gelar Rakor dan Evaluasi Percepatan Penanganan Puntun

Rakor dan Evaluasi Percepatan Penanganan Kawasan Puntun. (Ist)
Rakor dan Evaluasi Percepatan Penanganan Kawasan Puntun. (Ist)

Palangka Raya, helloborneo.com – Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan kegiatan percepatan penanganan kawasan Puntun di aula Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya.

Rapat ini dipimpin oleh Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palangka Raya, Luis Eveli dan dihadiri oleh Kepala Perangkat Daerah terkait.

Dalam sambutannya, Luis Eveli mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari upaya Pemkot Palangka Raya dalam menjadikan kawasan Puntun sebagai destinasi wisata yang lebih tertata, bersih, dan hijau.

Dirinya menekankan pentingnya kolaborasi antara seluruh stakeholder untuk mewujudkan pengembangan kawasan ini secara berkelanjutan.

“Pemkot Palangka Raya memiliki visi besar untuk mengubah citra kawasan Puntun, yang sebelumnya dikenal sebagai kawasan rawan narkoba, menjadi kawasan wisata produktif yang dapat mendongkrak perekonomian setempat,” ujar Luis.

Untuk mencapai tujuan ini, Pemkot Palangka Raya bersama perangkat daerah terkait telah melakukan berbagai upaya penanganan kawasan Puntun dan sekitarnya.

Langkah-langkah tersebut meliputi penanganan sampah, bimbingan rohani, penyuluhan kesehatan, pelatihan pengolahan pakan ikan, pelayanan ketenagakerjaan, dan layanan kependudukan. Kemudian perpustakaan keliling, senam bersama masyarakat, serta perbaikan sarana dan prasarana.

“Dari hasil yang sudah kita laksanakan ini, kita akan melakukan evaluasi untuk melihat kondisi terkini penanganan yang dilakukan bersama,” tambahnya.

Dirinya mengharapkan agar semua pihak terus berkontribusi dalam upaya ini, sehingga kawasan Puntun dapat menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar. (ip/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses