Anggota DPRD PPU Minta Perhatian Pemda Dukung Renovasi RTLH

Edy Suratman Yulianto

Anggota DPRD Kabupaten PPU, Sakka Said. (Ist)
Anggota DPRD Kabupaten PPU, Sakka Said. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi salah satu isu krusial yang memerlukan perhatian lebih dari pemerintah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PPU, Sakka Said, menekankan bahwa bantuan pemerintah sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni.

Sakka Said menjelaskan bahwa banyak warga Kabupaten PPU masih tinggal di rumah yang tidak memenuhi standar kesehatan dan keselamatan.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Masyarakat yang tinggal di RTLH tidak hanya mengalami masalah fisik bangunan, tetapi juga berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa bantuan pemerintah dalam bentuk pembangunan atau perbaikan RTLH sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Dalam upaya mengatasi masalah ini, Sakka Said menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah sangat penting.

“Pemerintah harus memberikan dukungan anggaran yang memadai untuk program pembangunan RTLH. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga harus didukung oleh pemerintah pusat dan provinsi,” jelasnya.

Ia berharap agar alokasi anggaran dapat difokuskan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan akses untuk mendapatkan rumah yang layak.

Sakka Said menyampaikan bahwa perbaikan RTLH tidak hanya akan memberikan manfaat langsung bagi warga, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

“Dengan rumah yang layak, kesehatan masyarakat akan meningkat, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada produktivitas dan ekonomi daerah,” ungkapnya. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses