Bijak Sebut SDM PPU Harus Unggul untuk Sambut IKN

Edy Suratman Yulianto

Anggota DPRD Kabupaten PPU, Bijak Ilhamdani. (Ist)
Anggota DPRD Kabupaten PPU, Bijak Ilhamdani. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi titik tolak penting bagi daerah ini untuk melakukan berbagai pembenahan, terutama dalam hal peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini ditegaskan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani.

Bijak menilai bahwa keberadaan IKN bukan hanya membawa perubahan fisik dan infrastruktur semata, tetapi juga menuntut kesiapan mental dan kompetensi masyarakat lokal agar mampu bersaing dan berperan aktif dalam pembangunan nasional yang berpusat di kawasan tersebut.

“SDM kita harus berkembang dan unggul untuk menghadapi segala tantangan IKN. Apalagi Kabupaten PPU merupakan gerbang utama menuju IKN, jadi segala sesuatunya harus benar-benar dipersiapkan sejak sekarang,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan SDM menjadi kunci utama dalam menghadapi era baru ini. Pemerintah daerah dituntut lebih proaktif dalam menyusun dan melaksanakan program-program pengembangan kapasitas masyarakat, mulai dari pelatihan kerja, pendidikan vokasi, hingga pemberdayaan generasi muda.

“Pemerintah harus lebih memperhatikan pengembangan SDM. Tidak cukup hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusia yang berkualitas. Mulai dari pelatihan, peningkatan kompetensi, hingga penguatan karakter harus menjadi fokus utama,” tambah politisi Partai Demokrat itu.

DPRD Kabupaten PPU, kata Bijak, akan terus memberikan dukungan terhadap inisiatif pemerintah daerah yang bertujuan mencetak SDM unggul dan siap bersaing, baik di tingkat regional maupun nasional. Ia menegaskan bahwa sinergi antar-stakeholder sangat penting untuk memastikan masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku utama dalam pembangunan IKN.

Tak lupa, ia juga menyampaikan harapan besar kepada para pemuda Kabupaten PPU agar aktif mengembangkan potensi diri dan tidak ragu untuk mengambil peran di tengah dinamika yang terjadi.

“Pemuda adalah tombak masa depan. Mereka tidak boleh tinggal diam. Kita harus pastikan mereka memiliki kualitas dan keahlian yang sesuai dengan kebutuhan zaman. SDM yang mumpuni akan menjadi kekuatan besar bagi daerah ini,” pungkasnya. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses