Kabupaten PPU Komitmen Jadi Bagian Mitigasi Perubahan Iklim

Bagus Purwa

Kepala DLH Kabupaten PPU, Safwana. (Ist)
Kepala DLH Kabupaten PPU, Safwana. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Kabupaten Penajam Paser Utara, komitmen menjadi bagian dari program mitigasi perubahan iklim yang digagas pemerintah pusat

“Kabupaten ini harus jadi bagian program perubahan iklim pemerintah pusat,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Penajam Paser Utara Safwana di Penajam.

Pemerintah kabupaten telah melakukan langkah memperbanyak pembentukan kampung iklim dan bank sampah di desa dan kelurahan lanjut dia, sampai saat ini sudah terbentuk 27 kampung iklim yang dilengkapi dengan bank sampah.

Sehingga khusus bank sampah sampai saat ini sudah terbentuk sebanyak 190 unit tersebar di 54 desa dan kelurahan yang dikelola secara mandiri masyarakat umum maupun instansi pemerintahan.

Dengan memperbanyak kampung iklim dan bank sampah itu bakal meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk melakukan penguatan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi gas rumah kaca.

Kemudian pemerintah kabupaten juga menggalakkan gotong royong penanaman pohon di 30 desa, kata dia, yang ditanam pohon peneduh maupun tanaman buah, sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan menghadapi perubahan iklim.

“Tanam pohon diharapkan jadi budaya agar lingkungan tetap lestari, asri, sejuk dan nyaman, rimbunnya pohon selain hasilkan oksigen, juga cegah potensi bencana dan sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara saat ini tengah menyusun rencana menyangkut pengelolaan lingkungan dan penerapan ekowisata bakau (mangrove) di kawasan bekas tambak.

“Di kabupaten ini ada lahan bekas tambak dan potensial dijadikan wisata bakau,” ucapnya.

Upaya yang dilakukan pemerintah kabupaten bentuk komitmen jaga kelestarian alam dan pengelolaan alan berkelanjutan,” jelas Safwana lagi.

Keberadaan bank sampah dan ekowisata bakau tersebut selain untuk menghadapi perubahan iklim, juga bisa bermuara pada kemandirian ekonomi masyarakat lokal. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses