Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya keras dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, salah satunya melalui pengajuan program bantuan sambungan rumah (SR) gratis dari pemerintah pusat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten PPU, Sodikin, menjelaskan bahwa program tersebut sangat diharapkan untuk membantu masyarakat, terutama di kawasan yang belum terlayani jaringan perpipaan air bersih secara maksimal.
“Untuk jaringan pipa di beberapa wilayah seperti di RT di Kelurahan Nenang, itu kemarin sudah kita siapkan. Pipanya juga sudah kita gali, tinggal bagaimana realisasi sambungan rumah tangga (SR) ke depannya,” kata Sodikin.
“Beberapa waktu lalu memang ada program SR gratis dari pusat, tapi sekarang sedang dimoratorium. Jadi kami masih menunggu kejelasan dari sana,” tambhanya.
Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten PPU tidak tinggal diam. Menurut Sodikin, jika masyarakat ingin mempercepat proses pemasangan sambungan rumah, ada skema pembiayaan mandiri yang bisa ditempuh.
“Kalau mau menunggu bantuan dari pusat, ya silakan, itu gratis. Tapi kalau ingin cepat, bisa melalui pembiayaan sendiri, kemarin dari pihak PDAM menyebut biayanya sekitar Rp2 juta-an,” jelasnya.
Pemasangan jaringan air bersih ini juga direncanakan menjangkau wilayah Kecamatan Penajam dan sekitarnya. Pemerintah daerah menargetkan perluasan cakupan layanan air bersih sebagai bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur dasar.
“Prinsipnya kami tetap mendorong agar masyarakat bisa segera menikmati layanan air bersih, dan kami juga terus berkoordinasi dengan pusat agar program SR gratis bisa kembali dilanjutkan,” tutup Sodikin. (adv/kmf/log)
















