Mudyat Noor Pimpin Tanam Padi Serentak

Edy Suratman Yulianto

Bupati PPU, Mudyat Noor. (Ist)
Bupati PPU, Mudyat Noor. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menunjukkan langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan menggelar aksi tanam padi serentak di Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, Jumat (25/04/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, bersama jajaran Forkopimda dan perangkat daerah.

Bupati Kabupaten PPU, Mudyat Noor mengatakan bahwa momentum ini menjadi simbol dimulainya musim tanam di Kecamatan Babulu. Gerakan tanam serentak ini merupakan bagian dari strategi daerah dalam mendukung program nasional swasembada pangan. Aksi ini juga selaras dengan visi besar Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor pertanian sebagai pilar ketahanan negara.

“Melalui gerakan ini, kami ingin mendorong peningkatan luas tanam dan produktivitas pertanian di PPU. Ini adalah komitmen kami dalam memperkuat ketahanan pangan lokal,” ujarnya.

Mudyat Noor dan rombongan turut menebar benih padi menggunakan alat penabur modern, sebagai bentuk dorongan terhadap mekanisasi pertanian. Kehadiran kepala daerah dalam kegiatan ini sekaligus memberikan semangat bagi para petani yang terus berjuang di tengah tantangan, mulai dari keterbatasan irigasi hingga alih fungsi lahan.

Mudyat Noor juga menegaskan bahwa Pemkab PPU akan terus hadir dengan solusi konkret. Salah satunya melalui pembangunan infrastruktur pertanian dan distribusi alat mesin pertanian (alsintan) kepada petani yang membutuhkan.

Sebagai bentuk dukungan lebih lanjut, usai kegiatan tanam, Bupati menyerahkan bantuan berupa hand traktor penanam padi kepada sejumlah kelompok tani. Penyerahan dilakukan di Kantor Dinas Pertanian Petung, dan menjadi bagian dari program modernisasi pertanian yang terus digalakkan oleh pemerintah daerah.

“Kami berharap pemerintah pusat juga mendukung percepatan pembangunan Bendung Gerak Telake serta jaringan irigasi. Ini sangat penting bagi peningkatan produksi pangan di PPU,” ujar Mudyat.

Gerakan tanam serentak ini juga merupakan implementasi dari program Tanam Raya Nasional yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada 23 April 2025 lalu. Pemerintah pusat menargetkan luas tanam bulan ini mencapai 1,3 juta hektare dengan estimasi produksi sebesar 7,5 juta ton gabah.

Melalui kolaborasi lintas sektor, penguatan kelembagaan petani, penyaluran bantuan alsintan, dan pembangunan infrastruktur pertanian, Pemkab PPU optimis bisa menjadi daerah penyangga pangan nasional.

“Dengan sinergi dan kebijakan yang tepat, kami yakin PPU akan menjadi kekuatan baru dalam mendukung ketahanan pangan Indonesia,” tutupnya. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses