Waris Muin Ingatkan ASN Bijak Gunakan Media Sosial

Edy Suratman Yulianto

Apel pagi di lingkungan Sekretariat Kabupaten PPU. (Ist)
Apel pagi di lingkungan Sekretariat Kabupaten PPU. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Wakil Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Waris Muin, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di lingkungan Sekretariat Kabupaten PPU, Senin (28/04/2025).

Dalam amanatnya, Waris Muin menekankan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai representasi pemerintah. Oleh karena itu, ia menegaskan pentingnya menjaga etika bermedia sosial agar tidak memperkeruh suasana, terutama saat muncul kritik publik terhadap kebijakan pemerintah.

“Sebagai ASN, jangan sampai kita ikut memberikan komentar negatif di media sosial ketika ada pihak yang mengkritik pemerintah. Justru kita harus hadir untuk memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat,” ujar Waris.

Ia menjelaskan bahwa di era digital saat ini, arus informasi sangat cepat. Apa pun yang dibagikan melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, hingga TikTok, dapat langsung tersebar luas ke publik hanya dalam hitungan detik.

“Kalau dulu informasi harus melalui media resmi seperti surat kabar atau televisi, sekarang semua orang bisa menjadi ‘wartawan’ lewat medsos. Karena itu, ASN harus benar-benar berhati-hati dan bijak dalam membagikan sesuatu,” jelasnya.

Menurut Waris Muin, ASN harus mampu menjadi contoh dalam membangun narasi positif di ruang publik digital. Sikap profesional dan etika komunikasi harus tetap dijaga, terlebih di tengah tantangan informasi yang kian terbuka.

Selain soal media sosial, ia menyebutkan pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. Ia menyebut apel pagi sebagai momen penting untuk mengukur kedisiplinan dan tanggung jawab setiap ASN.

“Disiplin bukan soal paksaan, tapi harus tumbuh dari kesadaran diri. Apel pagi ini bagian dari cara kita membentuk budaya kerja yang tertib dan profesional,” tambahnya.

Ia pun berharap para ASN tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga menunjukkan komitmen melalui kinerja dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Baginya, kinerja ASN yang baik dimulai dari sikap disiplin, etika komunikasi yang sehat, dan kemampuan menempatkan diri dengan bijak di ruang publik.

“ASN adalah wajah pemerintah di mata rakyat. Mari kita jaga sikap, jaga ucapan, dan jaga peran kita di ruang publik, termasuk di media sosial,” pungkasnya. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses