Bupati PPU Serukan Perusahaan Aktif Bantu Warga Lewat Program CSR

Edy Suratman Yulianto

Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor. (Ist)
Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menyuarakan harapan besar kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah Kelurahan Jenebora dan sekitarnya agar tidak tinggal diam terhadap kondisi sosial masyarakat dan lingkungan sekitar.

Mudyat Noor dengan tegas menyerukan agar pelaku usaha menjalankan kewajiban sosial melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau yang lebih dikenal sebagai Corporate Social Responsibility (CSR).

“Saya minta perusahaan-perusahaan yang ada, agar jangan menutup mata. Bantu masyarakat dan lingkungan sekitar melalui program CSR-nya,” tegas Mudyat Noor, saat momen peresmian Gedung Kantor Lurah Jenebora, Kamis (22/05/2025) lalu.

Ia menilai bahwa keberadaan perusahaan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, perusahaan harus menunjukkan kepedulian melalui aksi nyata yang mendukung kesejahteraan warga, perbaikan infrastruktur, serta pelestarian lingkungan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha sangat penting dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Program CSR tidak semata menjadi kewajiban, melainkan bentuk kepedulian dan investasi sosial yang memberikan dampak jangka panjang bagi komunitas setempat.

“Kalau semua pihak peduli, termasuk swasta, maka pembangunan akan jauh lebih cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” imbuhnya.

Sebagai wilayah pesisir yang terus berkembang, Jenebora menghadapi berbagai tantangan mulai dari akses pelayanan publik, kebutuhan dasar warga, hingga dampak lingkungan dari aktivitas industri. Keterlibatan perusahaan melalui program CSR diharapkan bisa menjadi solusi atas berbagai persoalan tersebut.

Pemerintah Kabupaten PPU juga berkomitmen memfasilitasi sinergi antara perusahaan dengan kelurahan-kelurahan yang membutuhkan, agar program CSR bisa tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Mudyat Noor ingin memastikan bahwa pembangunan di PPU tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga tanggung jawab bersama, termasuk sektor swasta yang selama ini ikut menikmati hasil sumber daya daerah.

“Kalau perusahaan ikut andil membangun, maka dampaknya akan langsung terasa oleh masyarakat. Kita ingin pembangunan ini berjalan gotong royong dan pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha bergerak bersama demi PPU yang lebih baik,” tutup Mudyat Noor. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses