Edy Suratman Yulianto

Makassar, helloborneo.com – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Waris Muin, menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan mahasiswa daerah dengan melakukan kunjungan langsung ke Asrama Putra PPU di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (24/05/2025).
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari agenda monitoring dan evaluasi fasilitas penunjang pendidikan bagi mahasiswa asal PPU yang menempuh pendidikan tinggi di luar daerah. Waris Muin secara menyeluruh meninjau berbagai aspek fisik dan fungsional dari bangunan asrama, mulai dari kamar tidur, dapur, kamar mandi, hingga ruang belajar bersama.
“Kami ingin memastikan bahwa asrama ini benar-benar layak huni, aman, dan mendukung kenyamanan mahasiswa dalam menempuh studi mereka. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang harus kita rawat, termasuk dengan menyediakan tempat tinggal yang memadai bagi mahasiswa di luar daerah,” ujar Waris Muin.
Selain pengecekan fisik bangunan, Wabup juga berdialog langsung dengan para penghuni asrama. Para mahasiswa menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut serta menyuarakan sejumlah kebutuhan seperti perbaikan beberapa bagian bangunan, akses air bersih yang stabil, dan jaringan internet yang lebih kuat untuk mendukung pembelajaran daring.
Menanggapi masukan itu, Waris Muin menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti keluhan mahasiswa. Ia menyebut perawatan berkala dan pembaruan fasilitas dasar merupakan kewajiban pemerintah sebagai bentuk tanggung jawab terhadap dunia pendidikan.
“Pemerintah Kabupaten PPU akan berupaya memberikan dukungan maksimal, tidak hanya dari sisi anggaran tetapi juga perhatian nyata di lapangan. Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar perbaikan-perbaikan yang diperlukan segera dilakukan,” tegasnya.
Mahasiswa yang tinggal di asrama tersebut mengungkapkan harapannya agar perhatian seperti ini terus dilakukan, bukan hanya di Makassar, tetapi juga di kota-kota lain yang menjadi tujuan studi mahasiswa asal PPU. Mereka menilai kunjungan ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap perjuangan mahasiswa di perantauan.
Kunjungan ini juga menegaskan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten PPU yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik daerah, tetapi juga memberikan perhatian besar terhadap pengembangan sumber daya manusia, terutama generasi muda yang sedang menempuh pendidikan tinggi.
Dengan kunjungan ini, Waris Muin berharap mahasiswa PPU semakin termotivasi untuk menuntut ilmu dengan tenang dan fokus, tanpa terbebani oleh kekhawatiran atas kondisi tempat tinggal mereka.
“Anak-anak kita yang menuntut ilmu di luar daerah adalah aset masa depan PPU. Tugas kita adalah menjamin mereka dapat belajar dengan nyaman dan pulang membawa ilmu serta semangat membangun kampung halamannya,” pungkasnya. (adv/kmf/log)
















