Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Mahyudin, menekankan pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap fasilitas posyandu. Menurutnya, posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan dasar, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia.
Ia menilai, keberadaan posyandu yang aktif dan memadai akan memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan ibu dan anak di tingkat desa maupun kelurahan. Dengan demikian, risiko stunting dan berbagai masalah gizi dapat ditekan lebih optimal.
“Kalau posyandu kuat, kesehatan ibu dan anak terjamin. Itulah pondasi kita untuk mencetak generasi yang sehat dan cerdas. Kami di legislatif tentu mendukung program-program seperti ini,” tegas Mahyudin.
Ia mengajak semua pihak, baik pemerintah desa, kader kesehatan, maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan posyandu. Mahyudin juga meminta agar alokasi anggaran untuk posyandu diperhatikan secara berkelanjutan.
Menurut Mahyudin, fasilitas posyandu yang representatif harus dilengkapi dengan peralatan medis sederhana, tim kader terlatih, serta dukungan transportasi bagi tenaga kesehatan. Hal ini demi memastikan pelayanan dapat menjangkau warga di pelosok.
Selain itu, ia berharap para kader posyandu terus mendapatkan pembekalan pengetahuan terbaru mengenai gizi, imunisasi, dan pola asuh anak. Dengan begitu, penanganan masalah kesehatan bisa lebih cepat dan tepat sasaran.
Ia akan mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan pembinaan kader posyandu melalui pelatihan rutin. Pihaknya juga akan mengawal usulan peningkatan insentif bagi kader yang telah berkontribusi di lapangan.
“Kader posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat bawah. Sudah sepatutnya kesejahteraan mereka diperhatikan agar tetap semangat mengabdi,” ujarnya.
Menurutnya, dengan posyandu yang aktif dan dukungan anggaran memadai, Kabupaten PPU akan mampu menekan angka kematian ibu dan bayi, serta memperbaiki kualitas gizi masyarakat. Ia berharap semua pihak menjaga komitmen ini demi masa depan generasi PPU.
“Posyandu adalah awalnya. Kalau pondasi kuat, generasi kita pun akan siap bersaing,” pungkasnya. (adv/log)
















