Bagus Purwa
Penajam, helloborneo.com – Otorita Ibu Kota Nusantara menyebut mitra internasional komitmen membantu untuk mewujudkan pembangunan Kota Nusantara, ibu kota Indonesia yang terus berjalan di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Mitra pembagian internasional komitmen bantu wujudkan Nusantara sebagai kota yang hijau, modern dan berkelanjutan,” ujar Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN Myrna Asnawati Safitri di Sepaku, Penajam Paser Utara.
“Berbagai mitra pembangunan global itu antusias mendukung pembangunan ibu kota Indonesia, walau adanya efisiensi anggaran,” tambahnya.
Penjelasan tersebut disampaikan Myrna Asnawati Safitri di tengah kunjungan Mitra Internasional Nusantara (Nusantara Internasional Partner Visit/NIPV) di Sentra Masa Kota Nusantara.
Lebih kurang 20 delegasi negara Asia maupun Uni Eropa hadir dalam kegiatan NIPV, dan sebagian dari negara yang hadir itu sudah menjalin kerja sama dalam pembangunan Kota Nusantara dari berbagai aspek teknis.
Dukungan berbagai aspek yang dimaksud, jelas dia, mulai dari perancangan kota lanskap alam, pengelolaan lingkungan hidup, dan penerapan kebijakan yang mendukung keberlanjutan ekosistem di kawasan ibu kota Indonesia.
Berbagai negara telah menunjukkan minat besar dalam mendukung mega proyek Kota Nusantara sejak 2022, sebagian lainnya masih tahap awal penjajakan kerja sama.
Penjajakan kerja sama antara lain proses negosiasi untuk mendukung infrastruktur hijau dan integrasi teknologi pintar dalam tata kelola ibu kota Indonesia sebagai kota masa depan.
Beberapa negara juga telah memberikan bantuan teknis, menurut dia, seperti transfer teknologi dalam pengelolaan air bersih, energi terbarukan dan sistem transportasi ramah lingkungan.
OIKN menunjukkan bukti konkret atas kemajuan pembangunan yang telah dicapai, kata Myrna Asnawati Safitri lagi, upaya meyakinkan para mitra pembangunan internasional untuk turut serta kolaborasi mewujudkan Nusantara sebagai ibu kota yang inovatif dan berwawasan lingkungan.
Dukungan dari mitra pembangunan global terhadap Kota Nusantara terus mengalir mengalir untuk percepatan pembangunan, kolaborasi global yang semakin kuat bakal menjadikan ibu kota Indonesia menjadi model kota masa depan. (log)
















