
Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, tidak merekomendasikan wilayah terdekat atau berbatasan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), tidak diusulkan untuk dimekarkan karena sebagai kawasan strategis penunjang ibu kota Indonesia.
“Kelurahan Sotek, Riko, Gersik, Pantai Lango dan Kelurahan Sepan di Kecamatan Penajam yang langsung berbatasan dengan IKN tidak diusulkan pemekaran,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penajam Paser Utara Tita Deritayati di Penajam.
“Ketiga wilayah itu masuk kawasan strategis kabupaten dan tunjang Kota Nusantara,” tambahnya.
DPMD Kabupaten Penajam Paser Utara telah merampungkan penetapan tapal batas wilayah desa dan kelurahan, yang masuk rekomendasi untuk dilakukan pemekaran, sering pemerintah kabupaten bakal memekarkan wilayah kecamatan.
Pemekaran dilakukan agar penuhi syarat sebagai daerah otonom, karena Kecamatan Sepaku masuk kawasan IKN dan akan diambil alih Otorita Ibu Kita Nusantara (OIKN),” jelasnya.
Pemekaran sejumlah desa dan kelurahan untuk memenuhi syarat pemekaran kecamatan, lanjut Tita Deritayati, sudah dikaji dan mendapat persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara.
Di Kecamatan Penajam.sejumlah kelurahan dan desa dimekarkan, yakni Kelurahan Petung, Penajam, Nenang dan Kelurahan Saloloang, serta Desa Girimukti dan Giripurwa.
Kemudian di Kecamatan Waru, Desa Bangun Mulyo, Api-Api, dan Desa Sesulu, serta Kelurahan Waru disetujui untuk dimekarkan.
Berikutnya, di Kecamatan Babulu terdapat 11 desa dimekarkan, yaitu Desa Babulu Darat, Babulu Laut, Gunung Intan, Gunung Makmur, Gunung Mulia, Labangka, Labangka Barat, Rawa Mulia, Sebakung Jaya, Sri Raharja dan Desa Sumber Sari.
Pemekaran desa dan kelurahan tersebut untuk menunjang wilayah kecamatan yang bakal dibentuk, minimal dalam satu kecamatan diisi 10 desa atau kelurahan.
Pemekaran wilayah sampai ke tingkat desa dan kelurahan itu sesuai saran Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (log)
















