DPRD PPU Minta Perusahaan Bantu Stop Buang Air Besar Sembarangan

Bagus Purwa

Anggota DPRD Kabupaten PPU, Nanang Ali. (Ist)
Anggota DPRD Kabupaten PPU, Nanang Ali. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara, meminta yang beroperasi di kabupaten yang dikenal Benuo Taka itu tu turut membantu stop buang air besar sembarangan untuk mencegah kekerdilan anak (stunting).

“DPRD dukung penuh stop buang air besar, program yang dijalankan pemerintah kabupaten,” ujar anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Nanang Ali di Penajam.

Program tersebut bertujuan menurunkan persentase warga membuang air besar sembarangan, kegiatan dilakukan dengan pembangunan fisik dan sosialisasi terkait dampak negatif atas perilaku membuang air besar sembarangan.

Pembangunan Sanitasi dilakukan untuk  penanggulangan sanitasi yang buruk, karena sanitasi buruk memicu terjadinya peningkatan angka anak stunting. 

“Kami siap dukung program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat melalui fungsi penganggaran,” katanya.

Perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Penajam Paser Utara, lanjut di, juga diminta untuk membagi program stop buang air besar agar lingkungan warga bersih dan sehat.

“Perusahaan bisa bantu melalui dana tanggung jawab sosial dan lingkungan atau TJSL (corporate social responsibility/CSR),” ucap Nanang Ali lagi.

Perusahaan wajib membantu program program pemerintah kabupaten, timpal anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara lainnya Jon Kenedi, salah satunya stop buang air besar sembarangan.

Dana CSR perusahaan bisa membantu program stop buang air besar, menurut Jon Kenedi lagi, dana TJSL itu digunakan melakukan pembangunan sanitasi bagi warga yang belum memiliki fasilitas WC.

Terdata sekitar 17 persen dari 54 desa dan kelurahan di Kabupaten Penajam Paser Utara, masih belum terbebas dari kebiasaan buang air besar sembarangan. 

DPRD dukung pemerintah kabupaten melalui kebijakan anggaran untuk menekan angka persentase kebiasaan buang air besar sembarangan melalui pembangunan sanitasi. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses