Bagus Purwa

Penajam, helloborneo.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara memastikan perbaikan jalan terus dilakukan dengan melibatkan partisipasi masyarakat di daerah berjuluk Benuo Taka itu.
“Kami pastikan perbaikan jalan terus berlanjut libatkan partisipasi masyarakat, terutama di wilayah pesisir yang menjadi jalur utama aktivitas dan akses wisata,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Penajam Paser Utara Petriandy Ponganton Pasulu di Penajam.
Dinas PUPR Kabupaten Penajam Paser Utara memanfaatkan sisa material yang masih tersedia di lokasi penyimpanan (query) agar jalan tetap bisa digunakan, dan perbaikan dilakukan bertahap sesuai kemampuan anggaran pemerintah kabupeten.
Keterbatasan anggaran membuat perbaikan jalan menyasar titik-titik prioritas dengan solusi sementara berupa tambal jalan menggunakan beton semen (agregat) sisa proyek tahun lalu.
Perbaikan difokuskan pada ruas jalan yang mengalami kerusakan parah, di antaranya akses menuju Ekowisata Mangrove di Kelurahan Kampung Baru dan Pantai Tanjung Jumlai di Kelurahan Saloloang, Kecamatan Penajam.
“Kerusakan di lokasi itu dikeluhkan warga karena mengganggu mobilitas, terutama menuju destinasi wisata,” jelasnya.
“Kami ajak masyarakat terlibat dalam perbaikan jalan, Dinas PUPR sediakan material aggregat, dan warga bergotong-royong secara sukarela bergotong royong,” tambahnya.
Keterlibatan masyarakat sangat membantu mempercepat proses perbaikan, terutama di daerah yang sulit dijangkau, lanjut dia, dalam perbaikan jalan di sejumlah titik yang dilakukan secara bertahap.
Masyarakat di wilayah pesisir untuk dapat bergotong-royong memperbaiki jalan rusak, kata Petriandy Ponganton Pasulu lagi, langkah itu sebagai solusi atas keterbatasan anggaran dengan memanfaatkan material agregat sisa dari proyek sebelumnya. (log)
















