Bagus Purwa

Penajam, helloborneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara, menyebut desa menjadi pilar pembangunan kabupaten yang akrab disapa Benuo Taka itu.
Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Raup Muin di Penajam, mengatakan, desa memiliki peran penting memajukan kawasan, mengembangkan sumber daya manusia, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Desa punya peran krusial bantu pemerintah kabupaten untuk pembanguan segala sektor di kabupaten setempat,” tambahnya.
Desa dapat melakukan pembangunan segala sektor melalui Dana Desa yang disiapkan setiap tahun melalui anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) dan anggaran pendapatan belanja negara (APBN).
Setiap pemerintah pusat dan pemerintah kabupeten menyalurkan Dana Desa untuk 30 pemerintahan desa di Kabupaten Penajam Paser Utara, pada tahun ini Dana Desa yang dibagikan kepada 30 desa lebih kurang Rp29 miliar.
Pemanfaatan Dana Desa tersebut, kata dia, untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur, peningkatan sarana prasarana pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan masyarakat baik ekonomi maupun sumber daya manusia.
Badan usaha milik desa (BUMdes).juga dapat dimaksimalkan untuk memajukan ekonomi lokal dan meningkatkan otonomi desa, lanjut Raup Muin, ketika desa mencapai status mandiri bakal memiliki kemampuan finansial yang kuat.
Mendongkrak indeks desa membangun (IDM) juga penting, timpal anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Nanang Ali, meningkatkan pembangunan dan perekonomian di setiap desa untuk mewujudkan desa mandiri.
“Kami dukung upaya tingkatkan IDM untuk wujudkan desa mandiri, sehingga desa jadi pilar pembangunan dan perekonomian kabupaten,” jelasnya.
“Dan desa juga dukung untuk penguatan kompetensi aparatur desa jalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat,” ujar Nanang Ali lagi.
Terdata saat ini, desa yang telah mandiri sebanyak 21 desa dari 30 desa yang ada, sembilan desa lainnya status maju dan didorong untuk menjadi mandiri pada tahun ini. (adv/log)
















