Lulusan STT Migas Diminta Siap Hadapi Industri Energi Masa Depan di IKN

Edy Suratman Yulianto

Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin. (Ist)
Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin. (Ist)

Balikpapan, helloborneo.com – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, menghadiri Wisuda Sarjana dan Ahli Madya ke-XXII Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas (STT Migas) Balikpapan Tahun 2025 yang berlangsung di Auditorium STT Migas, Sabtu (15/11/2025). Suasana wisuda yang khidmat semakin terasa istimewa dengan hadirnya sejumlah mahasiswa asal PPU di antara 276 lulusan yang dikukuhkan pada momen tersebut.

Wisuda turut dihadiri Wakil Wali Kota Balikpapan, perwakilan Kapolda Kaltim, Otorita IKN, pimpinan yayasan, dosen, serta civitas akademika lainnya. Kehadiran pejabat lintas institusi itu mencerminkan pentingnya peran perguruan tinggi vokasi dan teknik dalam menyiapkan SDM unggul yang dibutuhkan sektor energi, baik di Balikpapan maupun bagi kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dalam laporan akademik, Ketua STT Migas memaparkan bahwa 276 lulusan tahun ini berasal dari berbagai program studi strategis. Di antaranya 180 sarjana teknik perminyakan, 30 sarjana geologi, 27 sarjana teknik industri, 20 diploma III instrumentasi dan elektronika migas, serta 18 diploma III pengolahan migas. Komposisi keilmuan tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan industri energi yang terus berkembang dan membutuhkan tenaga terampil dengan kompetensi spesifik.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, dalam sambutannya menekankan pentingnya kualitas SDM sebagai penentu daya saing. Menurutnya, dunia industri kini menuntut penguasaan literasi digital, kemampuan adaptasi, dan etika kerja sebagai kompetensi inti yang harus dimiliki para lulusan baru.

“Persaingan kerja semakin ketat. Literasi digital, kemampuan adaptasi, dan etika profesional menjadi kunci untuk bersaing. Balikpapan terus berkembang, dan peluang bagi lulusan migas sangat terbuka,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa berbagai proyek energi, termasuk modernisasi kilang Pertamina, memerlukan tenaga kerja terampil dalam jumlah besar. Balikpapan, yang kini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur, membuka peluang baru bagi lulusan yang mampu mengikuti perkembangan teknologi energi.

Sementara itu, Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin menyampaikan selamat kepada para wisudawan dan memberikan apresiasi kepada para dosen serta orang tua yang telah mendampingi selama perjalanan pendidikan. Waris menegaskan bahwa capaian para lulusan merupakan modal penting bagi pembangunan daerah dan bangsa.

Ia berharap lulusan asal PPU dapat turut berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun IKN yang kini memasuki fase percepatan. Pemerintah daerah, lanjutnya, membuka ruang kerja sama dengan perguruan tinggi, termasuk STT Migas, terutama dalam penyiapan SDM lokal yang relevan dengan kebutuhan industri energi masa depan.

“Wisuda bukan akhir perjalanan. Ini awal langkah baru. Jadilah generasi yang berilmu, berintegritas, dan membawa manfaat bagi masyarakat,” pesannya. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses