Apel Pagi PPU Jadi Momen Haru, Kepala Disbudpar Andi Israwati Latief Purna Tugas

Edy Suratman Yulianto

Kepala Disbudpar Andi Israwati Latief Purna Tugas. (Ist)
Kepala Disbudpar Andi Israwati Latief Purna Tugas. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Suasana apel pagi di halaman Kantor Bupati Penajam Paser Utara (PPU) pada Senin (24/11/2025) dipenuhi khidmat saat Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Andi Israwati Latief, menerima Surat Keputusan (SK) Purna Tugas. Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Tohar.

Dalam arahannya, Sekda Tohar mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk merenungi perjalanan karier mereka, mulai dari awal masuk sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hingga memasuki masa purna tugas. Ia menekankan pentingnya mengambil hikmah dari setiap proses pengabdian.

“Segala proses keduniawian kita, pada akhirnya akan memiliki batas dan akhir. Namun kita berharap perjalanan ini memiliki makna dan menjadi catatan hidup yang berkontribusi untuk hadirnya negara,” ujar Tohar.

Sekda Tohar juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada Hj. Andi Israwati Latief atas dedikasi, tenaga, dan pengabdian yang telah diberikan untuk kemajuan sektor kebudayaan dan pariwisata di PPU. Ia menambahkan permohonan maaf atas nama pribadi, pemerintah daerah, serta seluruh rekan kerja atas segala hal selama masa kebersamaan dalam menjalankan tugas.

Tohar menegaskan agar program atau kegiatan yang belum terselesaikan di perangkat daerah terkait tetap dilanjutkan. Ia meminta seluruh jajaran untuk memastikan kesinambungan pekerjaan, sehingga pelayanan dan pembangunan di Kabupaten PPU tidak terganggu.

Momen penyerahan SK purna tugas ini menjadi peristiwa penuh haru sekaligus penghargaan atas pengabdian panjang Andi Israwati Latief. Acara ini juga menjadi pengingat bagi seluruh ASN bahwa setiap perjalanan karier memiliki akhir, yang sebaiknya dijalani dengan penuh makna dan kontribusi bagi daerah.

Para peserta apel terlihat memberikan tepuk tangan hangat, menghormati dedikasi Andi Israwati Latief yang selama ini berperan penting dalam pengembangan kebudayaan dan pariwisata di PPU. Tak sedikit yang terlihat terharu, menandai akhir babak panjang pengabdian seorang ASN yang berdedikasi.

Sekda menambahkan bahwa pengabdian Andi Israwati Latief menjadi contoh bagi ASN lainnya, bahwa pengabdian bukan hanya soal waktu, tapi juga kualitas kontribusi yang ditinggalkan.

“Dedikasi dan kerja keras beliau menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus bekerja dengan integritas dan semangat pengabdian,” tuturnya. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses