Diskukmperindag Penajam Kesulitan Seragamkan Harga Elpiji Bersubsidi

Ari B

Dok. Operasi Pasar Elpiji Tiga Kilogram di Penajam.

Penajam, helloborneo.comDinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustruian dan Perdagangan (Diskukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kesulitan menyeragamkan harga elpjiji bersubsidi tabung ukuran tiga kilogram sesuai HET (harga eceran tertinggi) di tingkat pengecer.

Kasi Pengawasan Usaha Perdagangan Perlindungan Konsumen Diskukmperindag Kabupaten Penajam Paser Utara, Nuryulianita saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Senin menyatakan, sampai saat ini belum ada payung hukum yang mengatur terkait larangan bagi pengecer menjual elpiji bersubsisi tabung ukuran tiga kilogram di atas HET yang telah ditetapkan.

Sehingga penertiban terhadap pengecer yang menjual elpiji bersubsidi tabung ukuran tiga kilogram atau dikenal dengan tabung gas melon tidak sesuai HET menurut dia, sifatnya hanya sebatas teguran.

“Kami masih kesulitan tertibkan para pengecer tabung gas melon sebab belum ada regulasi atau aturan yang mengatur,” ungkap Nuryulianita.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara segera membuat atau menyusun regulasi atau payung hukum menyangkut penyesuaian HET bagi para pengecer tersebut.

PT Pertamina (Persero) meminta untuk memastikan dan menyeragamkan harga elpiji bersubsidi tabung ukuran tiga kilogram di setiap pengecer, lantaran harga tidak sama atau bahkan harganya melambung cukup tinggi.

“Aturan untuk pengecer menjual tabung gas melon sesuai HET yang sudah ditetapkan pemerintah kabupaten tidak ada, jadi pengecer bebas jual dengan harga berapa saja,” ujar Nuryulianita.

“Pengecer beli tabung gas melon ke pangkalan penjual elpiji mungkin sesuai HET, tapi menjualnya ke konsumen lebih tinggi dari HET dengan alasan jasa angkut dan lainnya,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara kata Nuryulianita, harus memiliki payung hukum bagi pengecer agar harga elpiji bersubsidi tabung ukuran tiga kilogram dapat diseragamkan tidak terlalu melambung tinggi.

HET elpiji bersubsidi tabung ukuran tiga kilogram di Kabupaten Penajam Paser Utara ditetapkan di wilayah Kecamatan waru dan Babulu Rp18.000 per tabung, di wilayah Kecamatan Penajam dan Sepaku Rp19.000 per tabung.

Sedangkan untuk wilayah tiga kelurahan terjauh di Kecamatan Penajam, yakni Kelurahan Jenebora, Gersik, dan Pantai Lango ditetapkan Rp22.000 per tabung. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses