David Purba

Balikpapan, helloborneo.com – Pembangunan Markas Komando Kepolisian Resor Kota atau Mako Polresta Balikpapan mendapat tambahan anggaran dari pemerintah kota setempat lebih kurang Rp8 miliar.
Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Vincentius Thirdy Hadmiarso ketika ditemui helloborneo.com di Balikpapan, Rabu mengatakan, fokus pembangunan untuk anggaran 2021 yakni, membangun ruang pelayanan Polresta Balikpapan.
“Jadi target di 2021, merupakan tahap pembangunan kedelapan. Pemerintah Kota Balikpapan anggarkan Rp8 miliar untuk pembangunan markas komando,” jelasnya.
Pembangungan Mako Polresta Balikpapan yang kini telah selesai pada bagian rangka terus berlanjut dan dikebut setelah mendapat tambahan anggaran dari Pemerintah Kota Balikpapan.
Pembangunan ruang pelayanan yang dimaksud menurut Kapolres, d iantaranya pelayanan laporan kehilangan atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Sistem pelayanan dibuat satu pintu lanjut ia, berbeda dengan yang diterapkan saat ini masih menggunakan loket pengajuan terpisah.
“Mulai dari pelayanan SKCK, kemudian laporan kehilangan, SPKT, kami lakukan disini. Sehingga kegiatan pelayanan terpadu, terpusat di pembangunan tahap kedelapan,” ucap Vincentius Thirdy Hadmiarso.
“Kemudian beberapa tempat agar menjadi terlihat bahwa progres pembangunan Polresta Balikpapan tetap dilakukan,” tambahnya.
Penuntasan pembangunan Mako Polresta Balikpapan kata Vincentius Thirdy Hadmiarso, berjalan secepatnya, karena untuk tahun berikutnya anggaran tahap kesembilan masih hendak mengajukan kembali kepada Pemerintah Kota Balikpapan.
“Secepatnya dituntaskan, karena anggaran tahap kesembilan, kami masih mengajukan ke pemerintah kota untuk kelanjutan dari pembangunan Mako Polresta Balikpapan,” ujarnya. (bp/hb)

















