BPSDMP Kominfo Banjarmasin Targetkan 20 Ribu Peserta Pelatihan di Tahun 2022

Tun MZ

Kepala BPSDMP Kominfo Banjarmasin, Abdul Rahman Harahap. (Ist)
Kepala BPSDMP Kominfo Banjarmasin, Abdul Rahman Harahap. (Ist)

Banjarbaru, helloborneo.com – Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi (Pusbang Proserti) Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengakui pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di masa Pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah di berbagai daerah, khususnya di Kalimantan Selatan.

Kepala Pusbang Kominfo, Hedi M Idris pelatihan pengembangan SDM kebanyakan hanya bisa dilakukan secara online, hal ini karena masih masifnya penerapan PPKM berbagai level di sejumlah daerah. Meski akan dilakukan pada 2022 mendatang, mulai dari sekarang Hedi mengatakan pihaknya telah menyiapkan kurikulum baik itu untuk offline maupun online untuk pelatihan pengembangan SDM.

“Iya (tantangan tersendiri), tapi kedepannya suatu keniscayaan mungkin pelatihannya bisa bentuk Hybrid artinya offline dan online,” ungkapnya seusai kegiatan Rakor Kewilayahan Akselerasi Pengembangan SDM Tahun 2022 di Ballroom Q Dafam Hotel, Banjarbaru. Kamis (11/11/2021).

Adapun pelatihan pengembangan SDM ini nantinya akan ditujukan untuk berbagai kalangan, mulai dari digital talent, UMKM, ASN, angkatan kerja muda, dan bahkan masyarakat umum.

“Semua tinggal kita pilih nanti bagaimana sesuai situasi kondisinya, walaupun kita tahu kalau online itu kan tidak mengenal batasan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Banjarmasin, Abdul Rahman Harahap mengatakan dalam rakor kali ini pihaknya telah berhasil menjalin kerjasama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, khususnya Banjar Bakula, seperti Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar.

“Kegiatan kita ini sebenarnya untuk membangun kerjasama dengan pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kabupaten/Kota, khususnya Banjar Bakula, seperti Kabupaten Banjar, Banjarmasin, dan Banjarbaru, tetapi kedepannya akan kita kembangkan,” jelas Abdul.

Untuk pelatihan pengembangan SDM tahun 2022 mendatang, ia menargetkan ada sebanyak 20.000 peserta dari berbagai kalangan yang bisa ikut serta. “Kita upayakan akan terlaksana pada tahun 2022,” pungkasnya. (sop/tan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses