Nita Rahayu

Berau, helloborneo.com – Kepulauan Maratua Kabupaten Paser menjadi salah satu destinasi bahari unggulan khusus diving tidak hanya Kalimantan Timur tapi juga nasional.
Keindahan alam Maratua dengan spot diving yang memiliki daya tarik tersendiri menjadikan daerah ini banyak mendapat kunjungan wisatawan, utamanya minat khusus pecinta selam.
Menteri Pariwisata dan Kreatif Sandiaga Uno mengungkapkan Maratua merupakan objek wisata ikonik dan telah ditetapkan sebagai opsi untuk G20, untuk wisata khusus, yaitu diving.
Spot selam di pulau tersebut yang juga pulau terdepan di perairan Indonesia ini menjadi yang ikut dipromosikan Kemenparekraf melalui direktorat jenderal pemasaran pariwisata.
“Maratua destinasi wisata ikonik dan sebagai opsi G20, untuk wisata khusus yaitu diving,” ungkapnya, saat dipertemuan kolaborasi bersama Wakil Bupati Berau, Gamalis di Balairung soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis.
Wakil Bupati Berau Gamalis saat dihubungi helloborneo.com menyebutkan, Maratua menjadi salah satu wisata unggulan dengan keindahan pantai dan pesona bawah laut.
Bahkan salah satu spot selam, yakni baracuda chanel menjadi tujuan pecinta selam dunia karena hanya ada di bawah laut Maratua. Pulau wisata itu juga telah memiliki bandara udara dan fasilitas tempat menginap mulai homestay hingga resort dengan layanan kelas dunia.
Gelaran G20 dan menjadikan Maratua sebagai opsi kunjungan tentu menjadi peluang bagi pemerintah kabupaten dan masyarakat membangkitkan pariwisata Bumi Batiwakkal (sebutan Kabupaten Berau).
“Tentu ini kita sambut baik, Berau terus bersiap menyambut wisatawan domestik maupun mancanegara menikmati keindahan alam, budaya dan ekonomi kreatif yang ada,” ucap Gamalis.
Tidak hanya kepulauan, Kabuaten Berau juga memiliki destinasi wisata unggulan yang terbentang dari pesisir hingga pedalaman dengan ciri khas masing masing, potensi wisata itu akan menjadi daya tarik bagi wisatawan dari berbagai negara termasuk negara yang tergabung di G20 yang akan bertemu di Indonesia.
“Kami akan terus promosikan potensi wisata Kabupatan Berau sebagai salah satu daerah penyangga IKN (ibukota negara baru) di Kalimantan Timur,” kata Gamalis. (bp/hb)
















