Operasi Pasar PT KRN Di Kantor Camat Balikpapan Picu Kerumunan

Yor MS

Operasi pasar yang digelar PT KRN di halaman kantor Camat Balikpapan diserbu warga hingga memicu kerumunan.

Balikpapan, helloborneo.com – Operasi pasar yang digelar PT Kutai Refinery Nusantara (KRN) yang di halaman Kantor Camat Balikpapan Barat, Kota Balikpapan memicu kerumunan.

Pantauan helloborneo.com, Rabu, operasi pasar yang menyediakan komoditi minyak goreng dengan harga murah tersebut mengundang antusias ratusan masyarakat hingga membludak.

Masyarakat yang memenuhi lokasi operasi pasar sudah tampak mengantre sejak pukul 07.00 Wita. Penyelenggara juga tidak menyediakan pembatas jarak serta meniadakan pemeriksaan suhu tubuh dan fasilitas cuci tangan.

“Saya datang sejak pagi udah antre berdesakan sama warga lain, soalnya harganya murah jadi banyak yang beli, ” ujar warga Baru Tengah yang ikut mengantre Siti Munawaroh.

Camat Balikpapan Barat M. Arif Fadhilah mengakui, kondisi tersebut di luar ekspektasinya, dan berjanji akan mengevaluasi masalah itu.

“Perlu kami evaluasi lagi, kalau ada kegiatan perlu opsi-opsi tempat yang kami gunakan lagi. Ini baru pertama, ternyata di sini sangat antusias,” ucapnya.

Dia melanjutkan, dalam kegiatan PT KRN menyediakan paket minyak goreng sebanyak 3.000 liter, dan . untuk satu kepala keluarga dapat jatah dua liter.

Sejumlah anggota Polsek Balikpapan Barat tampak melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi operasi pasar. Lantaran arus lalu lintas menjadi sedikit lambat sebab sebagian badan jalan yang termakan parkir kendaraan pengunjung.

Kapolsek Balikpapan Barat Kompol Totok Eko Darminto mengatakan, selain melakukan pengaturan lalin, pihaknya turut membantu dalam pendataan masyarakat yang akan membeli minyak goreng murah.

“Kami sudah melakukan pengaturan juga supaya tidak melanggar protokol kesehatan tapi kami tetap berusaha untuk mengatur jangan sampai bergerombol,”kata dia.

Ada 15 personel Polsek Balikpapan Barat dibantu enam personel Koramil Balikpapan Barat yang dikerahkan untuk mengamankan kegiatan operasi pasar tersebut.

“Kami terus mengimbau kepada warga terapkan protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak dan menjauhi kerumunan. Karena masyarakat susah diatur, kami upayakan sekuat tenaga tidak bergerombol,” tegasnya.

Totok Eko Darminto memastikan bakal melakukan evaluasi bersama unsur Muspika serta Manajemen PT KRN.

“Selesai kegiatan kami akan melakukan evaluasi, kami carikan tempat yang lebih luas lagi mungkin di GOR mini kalau di halaman kecamatan sempit,” jelasnya. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses