TB Sihombing

Paser, helloborneo.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Paser menyebutkan vaksinasi dapat mengurangi risiko kematian akibat COVID-19.
“Kami berpesan kepada masyarakat, akan pentingnya mengikuti vaksinasi untuk mengurangi risiko kematian akibat virus corona,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paser, I Dewa Sudharsana ketika ditemui helloborneo.com di Paser, Rabu.
Hingga kini Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Paser mencatat, 277 orang telah meninggal dunia akibat virus corona, salah satunya yakni pelajar di Kecamatan Long Ikis.
Dari data kematian akibat COVID-19 tersebut dipastikan I Dewa Sudharsana, mayoritas didominasi pasien yang memiliki komorbid dan belum menjalani vaksinasi virus corona.
“Peristiwa itu dapat dijadikan pelajaran, vaksinasi dapat mengurangi risiko kematian akibat paparan COVID-19 dan masyarakat hendaknya mengajak anaknya untuk divaksin,” tegasnya.
Pelajar yang meninggal dunia tersebut belum mengikuti vaksinasi COVID-19, dengan adanya kejadian tersebut masyarakat diingatkan akan pentingnya mengikuti vaksinasi untuk mengurangi risiko kematian akibat virus corona.
“Kasus kematian akibat terkonfirmasi positif COVID-19 didominasi pasien komorbid, sementara manfaat dari vaksinasi bisa mengurangi risiko terpapar virus corona yang lebih parah,” jelasnya.
Pelajar maupun kalangan masyarakat utamanya di Kabupaten Paser kata dia, agar dapat mengikuti vaksinasi di gerai vaksin terdekat, dosis vaksin kini sudah tersebar di mitra Pemerintah kabupaten seperti di Polres dan Kodim 0904.
Ada juga kegiatan vaksinasi yang digelar oleh organisasi kemasyarakatan dan organisasi keagamaan, masyarakat juga dapat ikut vaksinasi tersebut.
Kendati Kabupaten Paser sudah melampaui target cakupan vaksinasi, namun Satgas Penanganan COVID-19 tetap mengingatkan agar warga yang belum menjalani vaksinasi agar segera divaksin untuk mengurangi risiko terpapar COVID-19. (bp)

















