ES Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor mengimbau masyarakat untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan. Lantaran tak jarang adanya Piala Dunia Sepak Bola aktivitas nonton bareng atau Nobar akan meningkat.
Piala Dunia di Qatar akan mulai pada 20 November 2022, menurut Syahrudin M Noor, tak jarang masyarakat memilih untuk melakukan nobar. Di tengah kondisi pandemi covid-19, hal itu bisa berpotensi meningkatkan jumlah kasus di Kabupaten PPU.

“Jarang sebenarnya ada nobar di PPU. Biasanya malah di Balikpapan, yang pasti ramai. Kebanyakan sebelumnya masing-masing di rumah. Ada juga peluangnya, di beberapa spot tertentu,” kata Syahrudin M Noor.
Meski diakui dirinya potensi kerumuman kecil, namun masyarakat tetap harus waspada terhadap covid-19. Masyarakat diminta untuk tetap memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

“Bisa makin ramai kali ini. Mesti potensinya kecil, tapi tetap harus ada kewaspadaan seperti menaati prokes,” ujarnya.
Dirinya tak ingin adanya kejuaraan sepak bola tingkat dunia, menjadi pemicu terjadinya peningkatan kasus. Di sisi lain, masyarakat juga diminta untuk menyambut dengan memanfaatkan peluang, seperti peningkatkan perekonomian dan silaturahmi antar masyarakat.
“Tapi ingat, itu tadi harus diperhatikan, makanya kita ingatkan. Jangan terlena dengan kegiatan olahraga dunia ini, lantas tidak peduli dengan lingkungan,” pungkasnya. (adv/log)
















