
Penajam, helloborneo.com – Ketua Komisi I Dewan Perakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PPU, bidang Hukum dan Pemerintahan, Andi Yusup mengharapkan pemuda yang ada di Kabupaten PPU untuk bisa berbuat secara nyata.
Tidak hanya bisa berbicara namun juga bisa memberikan masukan-masukan yang konstruktif yang dapat dilaksanakan untuk kemajuan pemuda dan pembangunan di Kabupaten PPU.
Pemuda, jelasnya, tidak hanya bisa memberikan kritikan, namun sejatinya juga masukan-masukan demi kemajuan daerah ini yang tentunya masukan itu bisa dilaksanakan secara nyata.
’’Sumbang saran itu dalam rangka membuat kebijakan-kebijakan dalam upaya pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan yang ada di Kabupaten PPU,’’ terangnya.
Menurutnya, setiap organisasi pemuda tersebut pasti akan miliki versi dan pemikiran yang bebeda antara satu dengan yang lain dalam upaya memajukan bangsa dan negara terlebih Kabupaten PPU.
‘’Pemikiran yang berbeda beda itu boleh-boleh saja tapi kita hidup di negara demokrasi. Tapi diharapkan semua berada pada bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,’’ tandasnya.
Dikatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam dalam rangka pembinaan penuda di Kabupaten PPU. Oleh karena itu, melalui simposium pemuda ini, Ia mengharapkan masukan-masukan yang konstruktif untuk kemajuan Kabupaten PPU terlebih pemuda kedepan.
‘’Dalam kegiatan ini, kita saling memberikan informasi untuk kita diskusikan, sehingga persoalan-persoalan yang dialami pemuda dapat dicari solusinya atau jalan keluarnya,’’katanya.
Secara nasional, Narkoba, Miras dan lain sebagainya, jelasnya, kebanyakan dilakukan oleh pemuda sehingga perlu penguatan integritas pemuda, sehingga pemuda betul-betul melaksanakan tugasnya dengan baik.
‘’Jadi dia tidak hanya sebatas berbicara tapi dia dapat bicara dan bisa mengimplementasikan dalam kehidupannya maupun dalam organisasi,’’ pungkasnya. (adv/log)
















