Kondisi Sampah Pasar Waru. (Ist)

Pemkab PPU Perkuat Penanganan Sampah dengan Perbanyak Bank Sampah

Bagus Purwa

Bank Sampah Kabupaten PPU. (Ist)
Bank Sampah Kabupaten PPU. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten PENAJAM PASER UTARA memperkuat penanganan sampah dan mengurangi permasalahan lingkungan dengan memperbanyak bank sampah.

“Bank sampah bisa kurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA),” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Tohar di Penajam.

“Bank sampah salah satu solusi efektif untuk penanganan sampah dan kurangi permasalahan lingkungan,” tambahnya.

Sampah bisa menjadi permasalahan serius apabila tidak dipikirkan sejak dini, apalagi Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai serambi Kota Nusantara, ibu kota baru Indonesia.

Ketika terjadi pertumbuhan penduduk, menurutnya, sampah juga ikut meningkat dan diperlukan penambahan sampah yang efektif.

Saat ini, telah terbentuk sekitar 40 bank sampah yang tersebar di Kecamatan Penajam, dengan bank sampah induk berada di kawasan Pasar Nenang Kecamatan Penajam.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara akan memperbanyak bank sampah di masing-masing desa dan kelurahan di setiap kecamatan secara bertahap.

Masyarakat juga harus diberikan edukasi mengenai memilah sampah karena sampah harus dipilah yang bernilai ekonomi, katanya, untuk dimasukkan ke bank sampah.

Produksi sampah di Kabupaten Penajam Paser Utara saat ini tercatat 51,69 ton per hari, dan pengelolaan sampah dituangkan dalam kebijakan dan strategi daerah (jakstrada).

Melalui Jakstarada tersebut ditargetkan pada 2024 penanganan sampah mencapai 70 persen dan sekitar 30 persen sampah dibuang ke TPA Buluminung.

“Ditargetkan pada 2025 pengurangan sampah yang dibuang ke TPA sekitar 28 persen dengan penanganan sampah mencapai 72 persen,” katanya. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses