Alutsista Milik Kodam VI/Mulawarman Sebagian Produk Uzur

Cak Ris
Paser, helloborneo.com –Markas besar Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman hingga kini masih menggunakan perangkat persenjataan “lama” untuk mengamankan wilayah perbatasan.

Panglima Kodam (Pangdam) Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono saat dikornfirmasi helloborneo.com membenarkan alutsista (alat utama sistem persenjataan) yang dimiliki jajarannya sebagian besar masih unit yang lama, namun sebagian sudah mulai diperbarui dari pengadaan persenjataan di 2014 dan 2015.

“Sebagian masih lama, tapi ada yang diperbarui pada 2014 dan 2015,” papar Pangdam Benny saat ditodong pertanyaan wartawan saat bertandang ke Kabupaten Paser belum lama ini.

Terkait kekuatan alutsista milik Kodam VI, Benny tak membeber secara detil, namun pihaknya memastikan bahwa meski dengan senjata lama, namun ditangan anggota jajaran Kodam VI/Mulawarman yang terlatih akan tetap bisa menjadi andalan dalam mengamankan dan menjaga NKRI.

Sementara itu, persoalan pembaruan alutsista memang menjadi gensi tersendiri bagi beberapa Negara. Beberapa Negara di wilayah Asia mulai berlomba-lomba meningkatkan persenjataan untuk mengantisipasi ancaman kedaulatan dari negara sekitarnya.

Di Indonesia sendiri, terkait keandalam alutsista TNI menjadi perhatian tersendiri setelah salah satu jet tempur F-16 milik TNI Angkatan Udara dari hibah pemerintah Amerika terbakar pada 16 April 2015 lalu saat akan melakukan misi Fly Pass pembaretan RI-1 (Joko Widodo) di Lanud Halim Perdanakusuma. (ris/*log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.