Pengadaan Ambulans Desa/Kelurahan Tertunda

AH Ari B

 

Plt Sekretaris Daerah Kab PPU, Drs H Tohar MM

Plt Sekretaris Daerah Kab PPU, Drs H Tohar MM

Penajam, helloborneo.com – Pengadaan ambulans yang akan dibagikan ke setiap desa/kelurahan, kata Pelaksana tugas Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Tohar, mengalami penundaan karena ada penyesuian pagu anggaran pembelian ambulans dengan kondisi dan letak geografis desa/kelurahan.

“Kami sesuaikan terlebih dahulu pagu anggaran pembelian ambulans itu sesuai kondisi dan lokasi geografis desa dan kelurahan masing-masing, sehingga pemerintah terpaksa menunda pengadaan alat transportasi layanan kesehatan itu” kata Tohar, di Penajam, Selasa.

Pada awalnya lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, akan melakukan pengadaan mobil ambulans tersebut sama rata dengan nilai Rp215 juta per unit. Namun, ada aspirasi agar pagu anggaran pembelian ambulans disesuaikan dengan kondisi dan letak geografis wilayah desa dan kelurahan.

“Muncul aspirasi dari desa dan kelurahan untuk menyesuaikan pagu anggaran dengan kondisi dan geografis masing-masing kelurahan dan desa,” ujarnya.

“Jadi perlu ada perubahan terhadap spesifikasi kendaraan dan pendekatan harga yang sesuai terhadap ambulans itu,” jelas Tohar.

Karena harus melakukan penyesuaian pagu anggaran tersebut tambah Tohar, maka pelaksanaan pengadaan mobil ambulans tahun ini (2015) ditunda sampai anggaran perubahan 2015. Dan Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) mengevaluasi kembali anggaran pembelian ambulans tersebut.

“Memang harus disesuaikan, karena tidak mungkin desa /kelurahan yang terletak jauh di pelosok diberi ambulans yang sama dengan desa/kelurahan yang berada dekat dengan jalan aspal,” ungkapnya.

“Sayai belum mengetahui desa/kelurahan mana saja yang mengalami perubahan, tapi saya berharap pengadaan itu dapat dilakukan dalam anggaran perubahan 2015, secara serentak untuk 54 desa dan kelurahan di Kabupaten Penajam Paser Utara sekaligus,” kata Tohar. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.