LKPP Restui Pembatalan Proyek Multiyears Pemkab PPU

Dika

 

Kepala ULP Kabupaten Penajam Paser Utara, Rozihan Asward. (Dika - Hello Borneo)

Kepala ULP Kabupaten Penajam Paser Utara, Rozihan Asward. (Dika – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) merespon positif dengan merestui pembatalan proyek multiyears peningkatan Jalan Masjid Al-Ula Nenang-Ingkur, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, karena perubahan desain.

Proyek multiyears (tahun jamak) senilai Rp75 miliar ini sempat diributkan oleh peserta lelang, karena proyek peningkatan Jalan Masjid Al-Ula Nenang-Ingkur dibatalkan pada 21 Agustus lalu, saat proses lelang di Unit Layanan Pelelangan (ULP) PPU sedang berjalan.

Kepala ULP PPU Rozihan Asward mengatakan, LKPP menyetujui pembatalan lelang proyek peningkatan Jalan Masjid Al-Ula Nenang-Ingkur karena perubahan desain.

“Yang membatalkan itu SKPD, bukan kami (ULP). Kami hanya menyelenggarakan lelang, yang memiliki hak membatalkan lelang adalah SKPD,” kata Rozihan pada helloborneo.com, Minggu (15/11).

“LKPP menyetujui pembatalan itu setelah kita konsultasikan, karena dalam proses lelang itu belum ada penetapan pemenang. Berkasnya ditarik oleh SKPD karena ada revisi desain, jadi lelang tidak bisa diteruskan,” terangnya.

Rozihan menambahkan, ada juga proyek multiyears yang mengalami gagal lelang yaitu lanjutan pembangunan jaringan distribusi air bersih senilai Rp45 miliar. “Ada beberapa faktor yang menyebabkan proyek itu gagal lelang yaitu peserta tidak ada yang memenuhi syarat dan ada hal-hal tidak dipenuhi oleh SKPD,” jelasnya.

Rozihan mengungkapkan, proyek yang telah dilelang di ULP tahun anggaran 2015 senilai Rp387,61 miliar untuk proyek multiyears dan non-multiyears. (rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.