Penajam Kerjakan Jalan Menuju Pelabuhan Benuo Taka

Subur Priono – Humas Setkab Penajam Paser Utara

 

Pengapalan batu bara melalui Pelabuhan Benuo Taka di Kawasan Industri Buluminung Kabupaten Penajam Paser Utara (Subur Priono - Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Pengapalan batu bara melalui Pelabuhan Benuo Taka di Kawasan Industri Buluminung Kabupaten Penajam Paser Utara (Subur Priono – Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, berencana melakukan pengerjaan akses jalan menuju Pelabuhan Benuo Taka di Kawasan Industri Buluminung, pada pekan depan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pemukiman dan Prasarana Wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Alimuddin di Penajam, Selasa mengatakan, pengejaan jalan itu akan dimulai dari kilometer 10 Silkar menuju Ingkur.

“Pengerjaan akan dilakukan oleh Unit Pelaksana Tugas Pekerjaan Umum atau UPT-PU Kecamatan Penajam,” ungkapnya.

Menurut Alimuddin, Rabu (13/7) alat berat UPT-PU Kecamatan Penajam mulai diturunkan ke lokasi pengerjaan akses jalan menuju pelabuhan milik Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut.

Sebagian wilayah yang dilalui jalan tersebut merupakan milik PT Kebun Mandiri Sejahtera (KMS), namun lanjutnya, sudah ada persetujuan dengan pihak perusahaan itu.

Pembangunan akses jalan itu untuk menarik perusahaan minyak kelapa sawit maupun batu bara melakukan bongkar muat dan pengapalan di Pelabuhan Benuo Taka.

“Kami berharap ke depannya seluruh perusahaan kelapa sawit maupun batu bara bisa mengapalkan hasil produksinya melalui Pelabuhan Benuo Taka, sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah,” kata Alimuddin.

Ia menjelaskan, secara simultan, Dinas Perhubungan, Kebudayaan, Pariwisata dan Komunikasi Informatika Kabupaten Penajam Paser Utara telah menyelesaikan Pelabuhan Benuo Taka, baik secara administrasi maupun teknis kepelabuhanan.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa Pelabuhan Benuo Taka diperuntukkan untuk bongkar muat batu bara dan “crude palm oil” (CPO) atau minyak kelapa sawit serta pelabuhan umum di dalam satu lokasi di Kawasan Industri Buluminung.

Dengan keberadaan akses jalan menuju pelabuhan tersebut, tambah Alimuddin, akan mendukung kegiatan bongkar muat dan pengapalan CPO maupun batu bara.

“Dengan beroperasinya Pelabuhan Benuo Taka, pemerintah daerah akan menutup pelabuhan tikus atau pelabuhan kecil yang beroperasi tanpa ada kontribusi untuk pemerintah daerah,” tegasnya. (adv/bp/*rol)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.