Legislator: Pembangunan di Penajam Belum Merata

Bagus Purwa

Wakil Ketua Komisi I DPRD Penajam Paser Utara, Sariman (Bagus Purwa - Hello Borneo)

Wakil Ketua Komisi I DPRD Penajam Paser Utara, Sariman (Bagus Purwa – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Kegiatan pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, hingga kini belum sepenuhnya merata karena hanya terfokus di wilayah ibukota kabupaten, kata Wakil Ketua Komisi I DPRD setempat, Sariman.

“Saya melihat masih terjadi kesenjangan pembangunan karena hanya terfokus di kawasan perkotaan, yakni Kecamatan Penajam, sementara pembangunan di wilayah lain atau pinggiran seperti di Kecamatan Sepaku, seolah terabaikan,” ujar Sariman ketika ditemui helloborneo.co di Penajam, Selasa.

Legislator dari daerah pemilihan Sepaku itu mengatakan infrastruktur jalan di Kecamatan Sepaku masih tertinggal jauh dari desa dan kelurahan yang berada di Kecamatan Penajam, bahkan sampai saat ini jalan di wilayah itu sulit dilewati karena kondisinya tidak layak.

“Permasalahan akses jalan, salah satunya jalan Sepaku hingga perbatasan kilometer 38 hingga kini belum selesai,” ucap Sariman.

Ia menegaskan masalah infrastruktur jalan perlu perhatian khusus dari pemerintah, karena selain merupakan jalur Trans-Kalimantan, jalur tersebut juga menjadi akses utama transportasi masyarakat yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Sepaku dan sekitarnya.

Sariman mengaku mendapatkan banyak keluhan dari masyarakat Kecamatan Sepaku terkait buruknya infrastruktur jalan pendekat maupun jalan penghubung antardesa dan kelurahan.

“Pada RPJMD (Rencana Jembangunan Jangka Menengah Daerah) sudah dimasukkan pembangunan jalan pendekat Sepaku-Balikpapan, Sepaku-Kutai Kartanegara dan Sotek-Kutai Barat. Kami berharap eksekutif dapat mendorong usulan itu ke pemerintah provinsi,” jelas politikus Partai Keadilan Sejahtera tersebut.

Selain minimnya pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, lanjut Sariman, sebagian masyarakat di wilayah Kecamatan Sepaku juga belum menikmati sarana air bersih dan listrik yang memadai.

“Masyarakat Kecamatan Sepaku menginginkan Waduk Sepaku-Semoi bisa segera dibangun agar kebutuhan air bersih teratasi,” tambahnya.

Sepaku merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara yang memiliki 11 desa dan empat kelurahan serta berbatasan langsung dengan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kecamatan Sepaku merupakan kecamatan terjauh yakni berjarak 87 kilometer dari ibukota Kabupaten Penajam Paser Utara dan sulit ditempuh, karena infrastruktur jalan masih dalam kondisi rusak parah. (bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.