Jamaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Balikpapan Berangkat 29 Juli

Bagus Purwa

Pemberangkatan calon haji Kabupaten PPU tahun 2016.(dokumentasi helloborneo.com)

Samarinda, helloborneo.com – Kelompok terbang pertama jamaah calon haji dari Provinsi Kalimantan Timur akan diberangkatkan pada Sabtu (29/7) pukul 01.35 Wita melalui embarkasi Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan, Kota Balikpapan.

“Jamaah haji kloter (kelompok terbang) pertama berasal dari Balikpapan. Mereka akan dilepas Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak pada pukul 21.00 Wita di Asrama Haji Batakan,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kaltim Saifi, ketika dihubungi helloborneo.com di Samarinda, Kamis.

Embarkasi Balikpapan pada musim haji 2017 memberangkatkan sebanyak 5.792 orang calon haji dan petugas pendamping yang terbagi dalam 13 kloter. Jumlah itu bertambah 1.508 orang dibanding musim haji tahun sebelumnya.

Selain Kaltim, jamaah calon haji yang diberangkatkan melalui embarkasi Balikpapan berasal dari Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.

“Sejak dilantik pada 14 Juli lalu, berbagai persiapan telah dilakukan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Balikpapan. Pada Kamis malam akan digelar rapat finalisasi persiapan yang diikuti seluruh unsur terkait, seperti Kementerian Agama, dari penerbangan, imigrasi, Dinas Kesehatan, perhubungan, dan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan hajim” jelas Saifi.

Jamaah calon haji kloter pertama asal Kota Balikpapan yang berjumlah 455 orang dijadwalkan sudah masuk Asrama Haji Batakan pada Jumat (28/7) pukul 08.00 Wita untuk mengikuti serangkaian persiapan pemberangkatan.

“Jadi, secara keseluruhan persiapan sudah maksimal, hanya tersisa persiapan kecil di lapangan yang perlu disempurnakan,” ujar Saifi.

Ia mengingatkan seluruh panitia haji lebih siap dan bekerja ekstra keras karena adanya penambahan kuota pada tahun ini menjadikan tugas semakin berat.

“Untuk seluruh jamaah calon haji, saya mengimbau agar mempersiapkan diri dengan baik, utamanya yang terpenting adalah menjaga kesehatan karena diperlukan fisik yang kuat untuk menjalankan ibadah haji di Tanah Suci,” tambah Saifi. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.