Pupuk Kaltim Siapkan Malahing sebagai Kawasan Konservasi Ekowisata Tourism

Arsyad Mustar

Manager CSR Pupuk Kaltim Dwi Pudyasmoro dan perwakilan Pupuk Kaltim berfoto bersama seluruh tamu undangan dan warga Malahing.(Fauzi / Humas Pupuk Kaltim)

Bontang, helloborneo.com – Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan lingkungan menjadi salah satu komitmen Pupuk Kaltim terhadap pembinaan wilayah pesisir Malahing, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan, yang terus digencarkan melalui berbagai program.

Kali ini, Pupuk Kaltim bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bontang melalui Puskesmas Bontang Selatan 1, membekali warga Malahing untuk konsisten menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam aktivitas sehari-hari.

Dihadiri jajaran Manajemen Pupuk Kaltim, Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes KB), Camat Bontang Selatan, Lurah Tanjung Laut Indah, serta Kapolsek Bontang Selatan, pada 15 Oktober 2018.

Upaya ini merupakan bagian pendampingan Pupuk Kaltim dengan meningkatkan kesadaran warga untuk lebih peduli pada kesehatan diri, keluarga dan kebersihan lingkungan, dengan menanamkan rasa tanggungjawab setiap warga.

Meski dalam beberapa tahun terakhir Malahing telah menunjukkan perubahan yang cukup siginifikan melalui pembinaan berkala Pupuk Kaltim, namun beberapa langkah strategis menuju Malahing yang higienis dan sehat 100% masih butuh berbagai langkah pengembangan. Salah satunya Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang patut dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan.

“Kami ingin Malahing menjadi kawasan yang jauh lebih sehat.
Tak hanya warga, tapi nuansa dan lingkungan patut jadi perhatian. Apalagi sejak dibina Pupuk Kaltim, ada perubahan yang cukup signifikan dan menjadi hal positif untuk kita kembangkan lagi ke depannya,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes KB) Bontang Kasdi.

Dirinya menilai peran Pupuk Kaltim terhadap perubahan Malahing dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian Pemerintah Kota Bontang, yang melihat konsistensi Perusahaan untuk menciptakan kawasan yang sehat dan produktif, sehingga warga Malahing dengan profesi mayoritas nelayan, mampu meningkatkan kapasitas diri serta kesadaran dan tanggungjawab, untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan lingkungan.

Hal itu juga tampak dari tingkat kebersihan pemukiman dengan pengelolaan kawasan yang jauh lebih hijau, seperti tidak adanya sampah yang bertebaran dan memanfaatkan sisa plastik menjadi bahan daur ulang untuk digunakan kembali.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pupuk Kaltim yang selama ini melakukan pendampingan di Malahing, sehingga indeks pengembangan hidup sehat terus meningkat. Meski perlu pengembangan dengan beberapa indikator,” tambah Kasdi.

Perubahan signifikan kawasan pesisir Malahing pasca pembinaan Pupuk Kaltim juga diakui Camat Bontang Selatan Sarifuddin. Dia mengaku bangga terhadap perubahan yang dilakukan, menjadi kawasan pemukiman dengan lingkungan yang jauh lebih sehat dan bersih. Dia pun mengimbau warga untuk konsisten menjaga serta merawat pemukiman dan lingkungan Malahing, khususnya sarana dan pemukiman sehat dalam kegiatan sehari-hari.

“Jangan sia-siakan pembinaan Pupuk Kaltim selama ini. Mari kita jaga dan rawat Malahing dengan baik, agar manfaat Perusahaan benar-benar bisa kita rasakan bersama, dibarengi kesadaran dan tanggungjawab yang tinggi,” ucap Sarifuddin.

Selain pendampingan dan pembinaan pada berbagai bidang, Pupuk Kaltim juga menyiapkan Malahing sebagai salah satu kawasan Konservasi Ekowisata Tourism di Bontang. Berdasarkan hasil kajian Detail Engineering Desain (DED) dari Universitas Gajah Mada (UGM), realisasi tersebut dilaksanakan melalui berbagai langkah, seperti perbaikan infrastruktur, peningkatan SDM, peningkatan kesejahteraan melalui usaha ekonomi, serta mengubah perilaku warga menjadi budaya sadar menjaga lingkungan dan kesehatan keluarga.

“Beberapa diantaranya sudah terlaksana dan diterapkan dengan baik, melalui pembinaan maupun bantuan berupa fisik dan non fisik, agar ke depan warga Malahing dapat lebih sehat dan sejahtera,” terang Manager CSR Pupuk Kaltim Dwi Pudyasmoro.

Khusus pengembangan program kesehatan, diimplementasikan melalui pelayanan kesehatan Balita serta kesehatan gigi dan mulut bagi anak, disamping edukasi dan monitoring dengan pemeriksaan ulang secara berkala. Hal itu juga terus didorong Puskesmas Bontang Selatan 1, sesuai gagasan awal Pupuk Kaltim dalam peningkatan derajat kesehatan warga Malahing, yang kini mencapai 38% untuk pola penerapan PHBS secara baik dan benar.

“Berdasarkan survei keluarga sehat, dari 41 Kepala Keluarga (KK) Malahing, indikatornya naik dari 0,001 menjadi 0,01% dan 4 KK diantaranya sudah dikategorikan keluarga sehat dengan indikator 0,8%,” papar Kepala Puskesmas Bontang Selatan 1 Islakhiyah.

Selain penyuluhan dan pendampingan, pada kesempatan itu turut dilakukan penandata-nganan 9 komitmen bersama Perilaku Hidup Bersih dan Sehat warga Malahing, oleh Ketua RT.30 Malahing Muhammad Nasir. Disaksikan perwakilan Manajemen Pupuk Kaltim dan Pemerintah Kota Bontang, dirangkaikan dengan penyerahan bantuan fasilitas kesehatan berupa satu unit alat timbang balita dari Pupuk Kaltim. (adv/nav/am/tan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.