Mesin Penunjang WTP Lawe-Lawe Penajam Mulai Dirakit

Ari B

Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab. PPU, Supardi.

Penajam, helloborneo.com – Mesin untuk menunjang operasional instalasi pengolahan air bersih (water treatment plant/WTP) Lawe-Lawe Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mulai dirakit, kata Kepala Bidang Cipta Karya Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang setempat Supardi.

“Mesin penunjang WTP Lawe-Lawe sudah berada di Penajam Paser Utara, yang sebelumnya berada di Balikpapan karena belum dilunasi,” jelas Supardi ketika dihubungi helloborneo.com di Penajam, Minggu.

Delapan unit mesin penunjang operasional instalasi pengolahan air bersih Lawe-Lawe di Kecamatan Penajam, yang terdiri dari empat mesin intake dan empat mesin distribusi air tersebut didatangkan dari Jerman dan Jepang.

“Mesin penunjang operasional WTP Lawe-Lawe itu sudah datang dan saat ini mulai dirakit,” jelas Supardi.

Proyek pembangunan instalasi pengolahan air bersih di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam tersebut jelasnya, melanjutkan sisa pekerjaan pemasangan mesin untuk pengoperasian WTP.

Supardi optimistis WTP Lawe-Lawe dengan kapasitas 300 liter perdetik dengan nilai proyek lebih kurang Rp44 miliar itu dapat operasional April 2019.

“Kami yakin instalasi pengolahan air bersih dapat segera difungsikan, paling lambat awal April 2019,” ucapnya.

Proyek pembangunan WTP Lawe-Lawe yang mulai dikerjakan pada 2015 tersebut sempat tertunda disebabkan anggaran Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara yang terus mengalami penurunan.

Proyek instalasi pengolahan air bersih yang dibiayai melalui skema anggaran tahun jamak itu sempat dievaluasi Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, pada Juli 2018.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melakukan adendum kontrak atau pengurangan nilai kontrak proyek pembangunan WTP Lawe-Lawe tersebut hingga 48 persen, sebab kondisi anggaran pada kas daerah pemerintah kabupaten tidak mencukupi.

Proyek yang juga bersinergi dengan pembangunan Bendungan Lawe-Lawe dan pembagunan jaringan pipa distribusi itu untuk meningkatkan produksi air bersih Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.