BPBD Penajam Percepat Pengerjaan Siring Longsor Bukit Raya

Ari B

Kasubbid Logistik dan Peralatan BPBD PPU, Nurlaila.

Penajam, helloborneo.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mempercepat pembangunan siring beton di lokasi bencana tanah longsor di Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku.

“Pembuatan siring itu harus segera selesai untuk mengantisipasi longsor susulan,” kata Kepala Sub Bidang Logistik dan Peralatan BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara, Nurlaia ketika dihubungi helloborneo.com, Jumat.

Sejak bencana tanah longsor terjadi pada 11 Mei 2019 di Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku tersebut, sampai saat ini sudah dua kali terjadi longsor susulan di lokasi pembuatan siring beton.

Longsor susulan pertama terjadi pada 15 Juni 2019, dan longsor susulan kedua sepanjang empat meter di titik longsor SD Negeri 017 terjadi Senin (24/6).

Untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan apabila hujan deras mengguyur wilayah Penajam Paser Utara menurut Nurlaila, pembangunan siring beton di lokasi longsor Bukit Raya harus cepat dirampungkan.

“Kemajuan pengerjaan siring beton di titik lokasi longsor SD Negeri 017 Desa Bukit Raya itu sudah mencapai sekitar 40 persen,” ujarnya.

“Pengerjaan dan pengecoran pondasi sudah selesai dan dilanjutkan ke tahap pembuatan siring setinggi 1,5 meter,” ucap Nurlaila.

Lebar bagian atas siring beton untuk pemulihan longsor di SD Negeri 017 Desa Bukit Raya tersebut lanjut ia, 80 centimeter melebihi dari rencana awal untuk menahan air hujan.

Teknik pembuatan siring itu sebagian akan diganti menjadi undak-undakan (trap) karena dari titik nol hingga 15 meter struktur tanah rawan bergeser.

Pengerjaan pengecoran siring di SD Negeri 017 Desa Bukit Raya tersebut dilakukan sepanjang 15 meter dengan konstruksi cor beton menyeluruh.

Nurlaila optimistis jika cuaca tidak hujan, maka pengerjaan siring beton di titik longsor Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku tersebut dapat rampung dalam dua pekan. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.