Anggota DPRD Penajam Tetap Serap Aspirasi Saat Pandemi Virus Corona

Sekretaris DPRD PPU, Andi Singkerru.

Bagus Purwa

Penajam, helloborneo.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, tetap melaksanakan serap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya saat pandemi virus corona, namun dengan jumlah peserta yang relatif kecil.

“Reses (serap aspirasi) tetap dilaksanakan, disepakati anggota DPRD pada rapat Badan Musyawarah,” ujar Sekretaris DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Andi Singkerru ketika dihubungi helloborneo.com, Jumat.

Pelaksanaan serap aspirasi masyarakat tersebut jelasnya, tetap memperhatikan pembatasan fisik serta tidak melakukan kegiatan tatap muka dengan massa yang relatif besar sesuai maklumat kepolisian.

Kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut hanya boleh mengumpulkan warga di daerah pemilihannya paling banyak 10 orang.

Dengan pembatasan peserta reses tersebut menurut Andi Singkerru, membuat anggaran serap aspirasi diperkirakan tidak terserap seluruhnya, sehingga ada penghematan anggaran.

“Karena reses kali ini tidak mengumpulkan orang banyak seperti reses sebelumnya, ada penghematan biaya konsumsi dan sewa tenda ditiadakan,” ungkapnya.

“Anggaran reses anggota DPRD untuk kebutuhan 200 orang, dengan kondisi saat ini adanya wabah corona paling banyak untuk 10 orang dan tidak harus sewa tenda,” ujar Andi Singkerru.

Namun anggota legislatif menurut dia, meminta pada kegiatan reses di daerah pemilihannya juga melakukan sosialisasi dan penyemprotan disinfektan sebagai upaya pencegahan meluasnya penyebaran virus corona.

Sosialisasi dan penyemprotan disinfektan tersebut lanjut Andi Singkerru, bisa menggunakan anggaran reses yang tetap selaras dengan penyerapan aspirasi masyarakat di daerah pemilihanya masing-masing.

Sekretariat DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara telah menyusun teknis pelaksanaan serta penggunaan anggaran reses dengan kondisi saat ini, yang diharapkan tidak terjadi masalah nantinya.

Anggaran untuk reses masing-masing anggota legislatif Rp19 juta dengan total anggaran Rp475 juta untuk 25 anggota DPRD, jika anggaran reses tidak terpakai semua karena menyesuaikan kebutuhan dan kondisi akan dikembalikan ke kas daerah. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.