Ari B

Penajam, helloborneo.com – Peserta pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa atau BPD 22 desa Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang tercatat di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat mencapai sekitar 401 orang.
“Warga yang ingin menjadi pengurus BPD membludak,” ujar Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten Penajam Paser Utara, Nurbayah ketika ditemui helloborneo.com, Jumat.
Terdata jumlah peserta pemilihan anggota BPD terbanyak di Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu dan Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku yang masing-masing mencapai 30 orang pendaftar.
Sedangkan untuk peserta pemilihan anggota BPD paling minim berada di Desa Sri Raharja, Kecamatan Babulu dengan delapan orang pelamar.
Jumlah peminat untuk menjadi anggota BPD periode 2020-2026 ungkap Nurbayah, terbanyak sepanjang sejarah pemilihan anggota BPD di Kabupaten Penajam Paser Utara.
“Biasanya untuk satu desa paling tinggi jumlah warga yang melamar atau mendaftar untuk menjadi peserta pada pemilihan anggota BPD hanya sekitar 20 orang,” jelasnya.
Nurbayah berpesan kepada seluruh panitia agar mempersiapkan proses pemilihan anggota BPD tersebut secara matang, serta memperhatikan protokol pencegahan virus corona jenis baru atau COVID-19.
Khususnya untuk di setiap TPS (tempat pemungutan suara) dia meminta, wajib disediakan tempat cuci tangan dan sabun, serta membatasi jumlah tempat duduk hanya 20 kursi dengan jarak satu meter.
“Kami berharap panitia melaksanakan proses pemilihan sesuai protokol kesehatan anjuran pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona di tempat pencoblosan,” ucap Nurbayah.
“Paling tidak panitia sosialisasikan sebelum pelaksanaan pemilihan kepada masyarakat mengenai pentingnya protokol kesehatan pencegahan COVID-19,” tambahnya.
Panitia pemilihan anggota BPD juga diminta agar bersikap netral dan transparan mengantisipasi terjadinya konflik atau perselisihan di masyarakat. (bp/hb)
















