Ditetap Sebagai Pasangan Calon Kepala Daerah, KPU Balikpapan Minta Berkas Pengunduran Diri Rahmad Mas’ud – Tohari Aziz

Poto Komisioner KPU Balikpapan Mega Feriani Ferry.

Balikpapan, helloborneo.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Balikpapan menegaskan bakal calon pasangan yang telah sah ditetapkan untuk maju pada Pilkada 2020 mendatang, wajib menyertakan surat penyataan pengunduran diri atau pengajuan cuti.

Komisioner KPU Balikpapan Mega Feriani Ferry menjelaskan bagi anggota DPRD yang maju dalam Pilkada wajib melampirkan surat pernyataan penguduran diri sebagai anggota DPRD. Sementara Wali Kota maupun Wakil Wali Kota yang maju Pilkada hanya cukup mengajukan cuti saat kampanye.

“Dari verifikasi awal berkas bacalon Rahmad Mas’ud – Tohari Aziz sudah lengkap. Adapun salah satu persyaratan berkas diantaranya, Tohari Azis yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Balikpapan telah melampirkan surat pernyataan pengunduran diri atau formulir BB1KWK sebagai anggota legislatif,” kata Mega, Senin (14/9/2020).

Mega menjelaskan, untuk Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud yang maju menjadi bacalon pada Pilkada, cukup mengajukan cuti apabila kampanye nanti.

“Sesuai peraturan KPU ketika anggota DPRD mendaftar pada Pilkada, wajib melampirkan surat pernyataan pengunduran diri. Surat pengunduran diri yang diserahkan juga wajib diajukan kepada Ketua DPRD Kota Balikpapan untuk diserahkan kepada Gubernur Kaltim,” ungkapnya.

Mega menambahkan, surat tanda terima tersebut wajib diserahkan oleh pasangan calon yang bersangkutan terhitung lima hari sejak jadwal penetapan pasangan calon kepala daerah yaitu pada 23 – 28 September harus menyerahkan surat pengunduran diri. (adv/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.