Awal Tahun 2021, Kejari Paser Kembali Tagih Kerugian TP-TGR

Foto Istimewa.

Tana Paser, helloborneo.com – Upaya Kejaksaan Negeri Paser dalam pengembalian kerugian uang Negara atau Daerah, melalui Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TP-TGR) berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sejak 2006 hingga 2018 kembali membuahkan hasil.

Di awal Januari 2021, tepatnya Senin, 18 Januari 2021, Kejari Paser berhasil mengembalikan kerugian sebesar Rp. 3, 57 miliar oleh dua perusahaan atas dua pengerjaan proyek yang terindikasi korupsi.

Turut disaksikan Pihak Pemkab Paser dan BPD Kaltimtara Cabang Tana Paser nilai uang hasil penyelidikan kerugian senilai Rp. 3,5 miliar lebih tersebut selanjutnya diserahkan ke Pemkab Paser dan langsung disetor ke BPD Kaltimtara.

Dikatakan oleh Kajari Paser, Judhy Ismono, melalui Kasi Pidsus Kejari Paser, Mangasitua Simanjuntak, pihaknya turut menerangkan pengungkapan hasil kerugian tersebut yakni dari CV Power atas proyek pembangunan jembatan di Kecamatan Muara Samu pada Tahun 2011, sebesar Rp. 2, 92 miliar dan dari PT Libra Putra Pratama yang mengerjakan pembangunan peningkatan jalan mandiri Desa Jone tahun 2018 sebesar Rp. 644 juta rupiah.

“Sejak penyelidikan awal tahun 2020, terdapat 47 perusahaan yang dianggap terindikasi tidak melunasi temuannya, dan harus ganti rugi ke negara. Nilai uang tersebut jika di kalkulasikan mencapai Rp 45 miliar. Dari total 47 perusahaan yang sudah kita pegang datanya,” tambah Managasitua.

Pihaknya juga tetap mengimbau agar perusahaan lainnya turut mengembalikan kerugian. Jika tidak pihaknya bakal menaikkan status penyelidikan ke penyidikan. Adapun cara yang dapat dilakukan dengan melunasi kerugian atau dengan cara dicicil.

“Kita akan memaksimalkan penarikan kembali dana yang merupakan hak-nya Pemda, tidak ada yang diistimewakan, perusahaan-perusahaan yg lainnya tentu akan kita ambil tindakan hukum kalau enggan untuk menyetorkan kelebihan bayar tersebut.” pungkas Mangasitua. (/sop/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.