Dinkes Penajam Belum Terima Surat Resmi Pemangkasan Insentif Nakes

Ari B

Foto Kadinkes PPU, Jense Grace Makisurat.

Penajam, helloborneo.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara belum menerima surat resmi pemangkasan insentif tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan COVID-19 dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur maupun pemerintah pusat.

“Kami belum terima surat resmi pemotongan insentif tenaga medis itu,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Jense Grace Makisurat ketika dihubungi helloborneo.com di Penajam, Jumat.

“Kami minta tenaga kesehatan tetap bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi dan tetap semangat,” tambahnya.

Grace Makisurat memastikan usulan insentif bagi tenaga medis COVID-19 pada 2021 jumlahnya tetap sama sekitar 200 orang.

200 tenaga kesehatan tersebut terdiri dari PNS (pegawai negeri sipil) atau ASN (aparatur sipil negara) maupun THL (tenaga harian lepas) yang terlibat langsung dalam penanganan COVID-19.

“Harapan kami jangan ada pemotongan insentif, sebab tahun sebelumnya tenaga medis menerima insentif sesuai yang ditetapkan pemerintah pusat,” kata Grace Makisurat.

“Tenaga kesehatan memilik risiko tinggi tertular dan sudah rela meninggalkan keluarga untuk membantu penanganan virus corona,” jelasnya. (adv/bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.