BKAD PPU Fokus Amankan Aset Lahan di Penajam dan Sepaku

Foto Kabid Pengelolaan Aset BKAD PPU, Denny Handayansyah.

Penajam, helloborneo.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara pada tahun 2021 ini akan fokus mengamankan aset lahan di dua kecamatan yakni kecamatan penajam dan sepaku.

“Kami telah mendistribusikan enam puluh papan plang aset ke empat kecamatan untuk dipasang di lahan aset milik pemerintah.”kata Kepala Bidang Pengelolaan Aset Badan Keuangan dan Aset, Denny Handayansyah di ruangannya, Kamis.

Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, lanjut Denny, telah menyiapkan sebanyak 80 papan plang untuk pengamanan aset lahan di tahun 2021.

Sekitar dua puluh papan telah dipasang di kawasan pemerintah, seperti di depan dan samping gedung RSUD Ratu Aji Putri Botung serta lahan di belakang kantor Sekretariat Pemkab PPU. Kemudian sisanya sekitar 60 papan didistribusikan ke seluruh kecamatan dengan prioritas Penajam dan Sepaku.

“Yang didistribusikan ke kecamatan itu sekitar 60 papan plang. Nantinya yang akan memasang itu ya masing-masing kecamatan sesuai hasil pemetaannya.” ungkap Denny.

Total luas lahan yang telah dipasangi papan plang aset milik pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, disebutkan Denny, sampai sejauh ini berkisar ratusan hektare.

“Ada tiga kategori lahan yang menjadi sasaran pemasangan plang aset tersebut, yang pertama belum memiliki plang aset, kedua adanya plang yang rusak dan ketiga permintaan pemasangan dari organisasi perangkat daerah, utamanya terkategori rawan diambil alih oleh oknum.” kata Denny.

“Fokus pengamanan aset lahan kami prioritaskan wilayah kecamatan penajam dan sepaku,karena tidak lama lagi akan dibangun kawasan Ibu Kota Negara (IKN). Pokoknya kami akan mendorong penertiban aset di seluruh wilayah desa dan kelurahan agar semua lahan yang dimiliki pemerintah memiliki legalitas.” tutup Denny. (adv/hb)




One thought on “BKAD PPU Fokus Amankan Aset Lahan di Penajam dan Sepaku

  1. Валентин

    Penajam (ANTARA) – Badan Keuangan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kesulitan menginventarisasi atau mendata aset daerah berupa tanah yang tersebar di beberapa wilayah karena terkendala identifikasi pengadaan lahan. Salah satu kendala pendataan aset tanah milik pemerintah kabupaten yakni, pengadaan lahan terdahulu sulit diidentifikasi, ungkap Sekretaris Badan Keuangan Kabupaten Penajam Paser Utara, Muhajir ketika ditemui di Penajam, Kamis. Sulitnya pengadaan tanah pemerintah kabupaten diidentifikasi itu disebabkan pengadaan lahan terdahulu tidak terdata dengan baik, tambahnya. Badan Keuangan Kabupaten Penajam Paser Utara lanjut Muhajir, bakal melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) membenahi penatausahaan aset tanah milik pemerintah kabupaten tersebut. Kendati membutuhkan waktu lama tegasnya, pendataan aset tanah milik pemerintah kabupaten menjadi prioritas pendataan dan penertiban aset daerah. Pengadaan tanah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara yang tidak diketahui alamat dan luasannya menurut Muhajir, selalu menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK. Sementara untuk mendata dan menertibkan aset daerah berupa barang elektronik serta kendaraan roda dua dan roda empat jelasnya, dilakukan secara bertahap agar tidak dikuasai oleh perorangan yakni pegawai. Kami tidak bisa lakukan pendataan aset daerah secara bersamaan, targetnya pertama benahi aset daerah yang besar-besar dulu, ujar Muhajir. Kami identifikasi terlebih dahulu aset daerah yang paling banyak menjadi temuan BPK tahun sebelumnya, yakni aset daerah berupa tanah, ucapnya. Banyak aset milik Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara yang terdahulu kata Muhajir, pada saat pengadaannya belum teridentifikasi. Setelah pendataan aset daerah berupa tanah rampung ia menimpali lagi, aset daerah lainnya seperti barang elektronik dan sejenisnya, serta kendaraan juga bakal dibenahi.

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.