Calon Pelanggan Air Bersih Program MBR Wajib Bayar Uang Muka Rp300.000

Ari B

Foto Direktur Perumda Air Minum Danum Taka Kab. PPU, Abdul Rasyid.

Penajam, helloborneo.com – Calon pelanggan air bersih program sambungan air bersih untuk masyarakat penghasilan rendah atau MBR Kabupaten Penajam Paser Utara, wajib membayar uang muka sebesar Rp300.000 untuk saldo pembayaran rekening air selama dua bulan.

Direktur Perusahaan Daerah Umum atau Perumda Air Bersih Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara, Abdul Rasyid saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Senin menjelaskan, pada 2021, calon pelanggan air bersih program MBR wajib membayar Rp300.000 sebelum dipasang sambungan airnya.

“Uang yang wajib dibayarkan itu sebagai uang muka untuk saldo pembayaran rekening air bersih selama dua bulan setelah pemasangan sambungan air,” ujarnya.

Persyaratan pembayaran uang muka bagi calon pelanggan air bersih program MBR tersebut sudah disampaikan kepada masyarakat Kecamatan Penajam dan Babulu.

Ketentuan yang tercantum dalam pedoman program hibah air minum perkotaan itu tegas Abdul Rasyid, bersifat wajib bagi seluruh calon pelanggan air bersih program MBR 2021.

Kabupaten Penajam Paser Utara tahun ini mendapat jatah atau kuota program MBR sebanyak 2.250 sambungan rumah ditambah lima persen tersebar di Kecamatan Penajam, Waru dan Babulu.

“Tahun lalu masyarakat calon pelanggan air bersih program MBR belum membayar uang muka saldo pembayaran rekening sir bersih, sambungan air tetap dipasang,” ucap Abdul Rasyid.

“Tahun ini (2021) peraturan baru, setelah masyarakat calon pelanggan air bersih program MBR membayar uang muka, baru dipasang sambungan airnya,” jelasnya.

Regulasi baru tersebut diterbitkan kata Abdul Rasyid, karena pada tahun sebelumnya banyak masyarakat pelanggan air bersih program MBR belum membayar uang saldo pembayaran rekening air tersebut.

Tahun lalu terpasang sebanyak 2.000 sambungan air bersih murah di Kabupaten Penajam Paser Utara program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Warga Kabupaten Penajam Paser Utara yang berpenghasilan rendah berpeluang mendapatkan pemasangan sambungan air bersih tersebut melalui kriteria dan persyaratan yang ditetapkan. (adv/bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.